2 Tahun Pasca-longsor, 2.594 KK Warga Sukajaya Bogor Masih Tinggal di Hunian Sementara

Kamis, 19 Mei 2022 - 21:20 WIB
Nenek dua cucu ini bercerita putrinya meninggal dunia saat bencana longsor, dan menyisakan cucunya bernama Asyifa yang kini tinggal dengannya."Dua tahun saya tinggal di sini, sama cucu. Ibunya ini anak ketiga saya, meninggal waktu kejadian. Diangkat sama ABRI (TNI) waktu itu," kata Mumun ketika berbincang dengan MNC Portal beberapa waktu lalu.

Tak banyak yang diinginkan oleh Mumun. Dia hanya ingin segera pindah ke hunian yang lebih layak dari yang ditempatinya saat ini seperti warga terdampak lain yang sudah mendapatkannya terlebih dahulu.

"Ya maunya biar cepat pindah aja, cepat dibikinin (huntap)," ujarnya. Baca: Korban Longsor Sukajaya Enggan Pulang

Di tempat terpisah, Sekretaris Camat Sukajaya Tirta Juwarta mengatakan, pascabencana besar dua tahun silam ada sebanyak 10 desa terdampak. Dari 2.952 KK yang terdampak bencana, baru 358 KK di antaranya telah menghuni huntap.

"Tahun 2021 kemarin huntap di Kampung Urug sebanyak 358 KK. Sisanya 2.000 lebih (KK) masih menunggu (huntap)," kata Tirta. Menurut dia, sembilan kepala desa sudah mengusulkan secara parsial terkait titik lokasi pembangunan huntap.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!