Haul ke-50 Bung Karno, Momentum Mencetak Soekarno Milenial
Minggu, 21 Juni 2020 - 21:03 WIB
Peringatan Haul ke-50 Bung Karno menjadi momentum membumikan ajaran marhaenisme dalam setiap kebijakan yang diambil oleh pejabat publik. (Foto/Ist)
BLITAR - Peringatan Haul ke-50 Bung Karno menjadi momentum membumikan ajaran marhaenisme dalam setiap kebijakan yang diambil oleh pejabat publik. Kebijakan yang diambil harus bernapaskan kerakyatan, dan dapat dirasakan oleh rakyat.
"Marhaen milenial itu ada pada seorang nasionalis asli pemikiran pribumi yang mampu beradaptasi dengan dunia digital. Mengembangkan start up digital tetapi tidak lupa akan jati diri bangsa," ungkap Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak sesuai rilis yang diterima dari panitia webinar @sukarnofestival,"Mencetak Sukarno Milenial", Minggu, 21 Juni 2020.
Pembicara lainnya, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menjelaskan, bagaimana mengimplementasi ideologi marhaenisme yang digali oleh Soekarno dalam era yang baru seperti saat ini. (BACA JUGA: MNC Peduli Salurkan Sembako Bagi Warga Terdampak Covid-19 di Pandeglang)
"Bahwa dalam porsinya sebagai bupati hal yang bisa diimplementasikan dari ajaran Soekarno yaitu melalui kebijakan yang benar-benar pro rakyat," kata Bupati yang berhasil mengubah citra Banyuwangi dari santet menjadi lokasi wisata yang nyaman dikunjungi itu.
"Marhaen milenial itu ada pada seorang nasionalis asli pemikiran pribumi yang mampu beradaptasi dengan dunia digital. Mengembangkan start up digital tetapi tidak lupa akan jati diri bangsa," ungkap Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak sesuai rilis yang diterima dari panitia webinar @sukarnofestival,"Mencetak Sukarno Milenial", Minggu, 21 Juni 2020.
Pembicara lainnya, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menjelaskan, bagaimana mengimplementasi ideologi marhaenisme yang digali oleh Soekarno dalam era yang baru seperti saat ini. (BACA JUGA: MNC Peduli Salurkan Sembako Bagi Warga Terdampak Covid-19 di Pandeglang)
"Bahwa dalam porsinya sebagai bupati hal yang bisa diimplementasikan dari ajaran Soekarno yaitu melalui kebijakan yang benar-benar pro rakyat," kata Bupati yang berhasil mengubah citra Banyuwangi dari santet menjadi lokasi wisata yang nyaman dikunjungi itu.
Lihat Juga :