Pemkab Lamandau Ikuti Apel Siaga Secara Virtual Bersama BKKBN
Jum'at, 13 Mei 2022 - 09:13 WIB
Friarayatini menjelaskan, saat ini di Kabupaten Lamandau sudah terbentuk tim pendamping keluarga untuk semua desa dan kelurahan. Di mana setiap desa terdapat tiga orang pendamping keluarga.
“Berdasarkan hasil dari Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) angka stunting di Kabupaten Lamandau di angka 23 persen lebih. Diharapkan pada 2024 mendatang, seperti target kita untuk Lamandau angka tersebut bisa turun hingga 12 persen,” katanya.
Menurutnya, untuk meraih target tersebut, pihaknya membutuhkan komitmen dan kerjasama yang baik dari semua stakeholder yang ada serta lapisan masyarakat Kabupaten Lamandau. “Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, tentunya dengan dukungan masyarakat dan kerjasama yang baik dari stakeholder terkait maka tujuan program pemerintah akan berjalan sesuai dengan perencanaan.” (Sigit Dzakwan)
“Berdasarkan hasil dari Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) angka stunting di Kabupaten Lamandau di angka 23 persen lebih. Diharapkan pada 2024 mendatang, seperti target kita untuk Lamandau angka tersebut bisa turun hingga 12 persen,” katanya.
Menurutnya, untuk meraih target tersebut, pihaknya membutuhkan komitmen dan kerjasama yang baik dari semua stakeholder yang ada serta lapisan masyarakat Kabupaten Lamandau. “Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, tentunya dengan dukungan masyarakat dan kerjasama yang baik dari stakeholder terkait maka tujuan program pemerintah akan berjalan sesuai dengan perencanaan.” (Sigit Dzakwan)
(srf)
Lihat Juga :