Kondisinya Memprihatinkan, Forkom KBI Inisiasi Renovasi Rumah Bung Hatta
Sabtu, 20 Juni 2020 - 21:06 WIB
Hasanuddin mengatakan, untuk merenovasi rumah Bung Hatta tentunya membutuhkan biaya yang relatif besar. Apalagi lokasinya berada di jalur utama yang dipadati perkantoran dan rumah tinggal para duta besar mancanegara. “Dana ini hanya inisiasi awal, dan tentunya nanti bakal ada pihak lain yang tergerak untuk ikut bersama-sama membantu penyelesaian rumah tokoh nasional yang kita cintai ini,” tutur Hasanuddin.
Sekjen Forkom KBI Irsyad Muchtar menambahkan, jika kondisi ibu kota sudah normal dari ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), rencana renovasi dijadwalkan akan dimulai pada awal Juli mendatang. (Baca juga: Bung Hatta Jadi Semangat Wujudkan Rumah Layak Huni Buat Masyarakat)
Putri tertua Bung Hatta, Prof DR Mutia Hatta didamping suaminya, Prof DR Sri Edi Swasono beserta dua putri Bung Hatta lainnya, Gemala Hatta dan Halida Hatta, menyambut baik keinginan para pegiat koperasi. Mutia Hatta terharu karena justru orang-orang koperasi yang tergerak dan peduli untuk merenovasi rumah bersejarah Bung Hatta.
“Saya bersama keluarga mengucapkan banyak terima kasih yang sebesar-besarnya atas kebaikan bapak-ibu dari Forkom KBI. Kami sampai sekarang memang belum merenovasi rumah ini. Kalau dilihat ini di lantai atas sudah mulai bocor, kabel ada kuno, ubin sudah retak,” kata Mutia Hatta.
Rumah Bung Hatta sudah berusia 63 tahun sejak dibangun tahun 1930. Pertama kali direnovasi tahun 1957 oleh soerang ahli beton. Rumah seluas kurang lebih 1.000 meter itu memiliki dua lantai. Di dalam rumah tersebut, terdapat tiga sekat ruang. Sekat pertama adalah diperuntukan untuk ruang kerja Bung Hatta, ruang tamu, dan toilet yang berada di tembok yang dipasangi lukisan yang biasa disebut Hatta 'Cah Angon dan Kerbau'. Toilet tampak apik dan kering tanda jarang digunakan.
Sekjen Forkom KBI Irsyad Muchtar menambahkan, jika kondisi ibu kota sudah normal dari ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), rencana renovasi dijadwalkan akan dimulai pada awal Juli mendatang. (Baca juga: Bung Hatta Jadi Semangat Wujudkan Rumah Layak Huni Buat Masyarakat)
Putri tertua Bung Hatta, Prof DR Mutia Hatta didamping suaminya, Prof DR Sri Edi Swasono beserta dua putri Bung Hatta lainnya, Gemala Hatta dan Halida Hatta, menyambut baik keinginan para pegiat koperasi. Mutia Hatta terharu karena justru orang-orang koperasi yang tergerak dan peduli untuk merenovasi rumah bersejarah Bung Hatta.
“Saya bersama keluarga mengucapkan banyak terima kasih yang sebesar-besarnya atas kebaikan bapak-ibu dari Forkom KBI. Kami sampai sekarang memang belum merenovasi rumah ini. Kalau dilihat ini di lantai atas sudah mulai bocor, kabel ada kuno, ubin sudah retak,” kata Mutia Hatta.
Rumah Bung Hatta sudah berusia 63 tahun sejak dibangun tahun 1930. Pertama kali direnovasi tahun 1957 oleh soerang ahli beton. Rumah seluas kurang lebih 1.000 meter itu memiliki dua lantai. Di dalam rumah tersebut, terdapat tiga sekat ruang. Sekat pertama adalah diperuntukan untuk ruang kerja Bung Hatta, ruang tamu, dan toilet yang berada di tembok yang dipasangi lukisan yang biasa disebut Hatta 'Cah Angon dan Kerbau'. Toilet tampak apik dan kering tanda jarang digunakan.
Lihat Juga :