Mualaf di Balik Jeruji Besi Lapas Karawang, Chandra Temukan Ketenangan Batin

Jum'at, 15 April 2022 - 15:48 WIB
Dia menuturkan bahwa yang dibutuhkan saat ini adalah ketenangan batin untuk melanjutkan hidupnya. "Selama di dalam sel tahanan saya selalu merenung bagaiman mendapatkan ketenangan batin," katanya.

Menjalani kehidupan di penjara membuat dirinya terus berfikir untuk menjadi orang baik. Hingga akhirnya dia bermimpi didatangi orang tua berjubah putih.

"Setelah mimpi itu saya putuskan untuk menjadi mualaf. Lalu saya minta izin kepada orang tua, dan mereka mengizinkan saya menjadi mualaf," katanya.

Baca juga: Cerita Paul Pogba Dapat Hidayah hingga Jadi Mualaf

Candra mengaku setelah itu dirinya menyampaikan maksud hatinya ingin menjadi mualaf kepada petugas lapas. Oleh petugas Lapas dirinya kemudian diajak ke Pesantren Nurul Iman dan resmi mengucapkan dua kalimat syahadat dan disunat, dibimbing oleh seorang ustaz.

"Itu terjadi bulan Maret kemarin dan sekarang saya menjalani ramadan pertama kali sejak menjadi mualaf," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!