Skenario Kecukupan Beras, Aman di Agam
Kamis, 18 Juni 2020 - 18:37 WIB
“Jika jumlah stok yang tersedia ditambah dengan produksi dan dikurangi dengan total kebutuhan sebesar 20.943 ton maka potensi surplusnya mencapai 82 ribu ton,” katanya.
Jumlah ini dapat memenuhi kebutuhan konsumsi beras 491.280 jiwa penduduk Agam dan bahkan dapat diekspor ke daerah tetangga.
“Kalau kita lihat skenario moderatnya, kita punya stok 41,7 ribu ton dan kemudian ada produksi yang dikurangi 4 % jadi 59,2 ribu ton, kita naikkan kebutuhan konsumsi sebesar 5 % maka masih tersisa 79 ribu stok di akhir bulan Juli,” katanya.
Sementara untuk skenario pesimistis, Indra Catri mengatakan, pemkab punya stok 41,7 ribu ton kemudian produksi 55,5 ribu ton, kebutuhan konsumsi kita naikkan jadi 23 juta maka masih tersedia 74,2 ribu ton sampai dengan akhir Juli 2020.
Dengan begitu, Indra Catri menegaskan untuk beberapa bulan ke depan kebutuhan beras masyarakat Agam dalam kendali yang cukup aman.
Jumlah ini dapat memenuhi kebutuhan konsumsi beras 491.280 jiwa penduduk Agam dan bahkan dapat diekspor ke daerah tetangga.
“Kalau kita lihat skenario moderatnya, kita punya stok 41,7 ribu ton dan kemudian ada produksi yang dikurangi 4 % jadi 59,2 ribu ton, kita naikkan kebutuhan konsumsi sebesar 5 % maka masih tersisa 79 ribu stok di akhir bulan Juli,” katanya.
Sementara untuk skenario pesimistis, Indra Catri mengatakan, pemkab punya stok 41,7 ribu ton kemudian produksi 55,5 ribu ton, kebutuhan konsumsi kita naikkan jadi 23 juta maka masih tersedia 74,2 ribu ton sampai dengan akhir Juli 2020.
Dengan begitu, Indra Catri menegaskan untuk beberapa bulan ke depan kebutuhan beras masyarakat Agam dalam kendali yang cukup aman.
(ars)