Mengenal Sekomandi, Tenun Khas Sulbar Berbahan Dasar Serat Alam
Selasa, 12 April 2022 - 13:17 WIB
Karena bahan dasarnya dari rempah-rempah, badan akan terasa perih jika menggunakan kain tenun Sekomandi. Jadi, kain tenun ini dulunya hanya digunakan untuk membuat dekorasi, seperti taplak meja, gorden, tas hingga selendang.
Meski demikian, perkembangan tenun khas Sulbar itu semakin pesat, sehingga sudah banyak diproduksi dalam bentu lain, seperti untuk baju, scarft, dan lain-lain.
Baca Juga: PPKM Kembali Diperpanjang, Kemendagri: Luar Jawa-Bali Mulai Hijau
Perhatian Pemerintah terhadap tenun Sekomandi pun cukup besar. terlihat dari hadirnya sebuah desa yang menjadi Sentra Tenun Sekomandi, yaitu di Desa Bambu, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju.
Desa itu merupakan salah satu pusat tenunan Sekomandi khas Mamuju. Bagi Wisatawan yang ingin berkunjung ke tempat tersebut, dapat menempuh perjalanan sekitar 12 Km dari pusat Kota Mamuju, dengan waktu tempuh kurang lebih 15 menit menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat.
Meski demikian, perkembangan tenun khas Sulbar itu semakin pesat, sehingga sudah banyak diproduksi dalam bentu lain, seperti untuk baju, scarft, dan lain-lain.
Baca Juga: PPKM Kembali Diperpanjang, Kemendagri: Luar Jawa-Bali Mulai Hijau
Perhatian Pemerintah terhadap tenun Sekomandi pun cukup besar. terlihat dari hadirnya sebuah desa yang menjadi Sentra Tenun Sekomandi, yaitu di Desa Bambu, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju.
Desa itu merupakan salah satu pusat tenunan Sekomandi khas Mamuju. Bagi Wisatawan yang ingin berkunjung ke tempat tersebut, dapat menempuh perjalanan sekitar 12 Km dari pusat Kota Mamuju, dengan waktu tempuh kurang lebih 15 menit menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat.
(agn)
Lihat Juga :