Kode Kedipan Mata Komandan Brimob Ini Berujung Tewasnya Tawanan Perang

Jum'at, 08 April 2022 - 15:39 WIB


Resimen Pelopor bersiap melaksanakan patroli tempur di Sungai Hiu bersama pasukan Marinir Alugoro I. Foto: Koleksi AKBP (Purn) St. Satam/buku Resimen Pelopor (Edisi Revisi), Pasukan Elite Yang Terlupakan, penulis Anton Agus Setyawan dan Andi M Darlis, Januari 2013

Loemy kemudian memberikan kode pada Agen Kartimin dengan kedipan mata, maksudnya agar Kartimin menakut-nakuti tawanan tersebut. Namun, Kartimin salah mengerti. Dia langsung melepas pengaman senapan AR 15, membidik, dan menembak tawanan TII dari jarak 5 meter.

Kontan, tawanan tersungkur menemui ajal karena bagian dadanya tertembus peluru caliber 5,56 dari senapan AR 15. Loemy sangat marah dan langsung menampar Agen Kartimin dua kali sambil berteriak “Kenapa ditembak…!”.

Kartimin tidak kalah terkejut dengan reaksi komandannya dan dengan nada lugu bertanya, “Lho bukannya bapak menyuruh saya menembaknya dengan kode perintah tadi?”.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!