Warga Sandai Kiri Keluhkan Sungai Dicemari Limbah Bauksit

Senin, 04 April 2022 - 18:15 WIB
Masyarakat Desa Sandai Kiri, Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, mengeluhkan rusaknya sumber air di Sungai Kediuk yang diduga dicemari limbah.Foto/uun Yuniar
KETAPANG - Masyarakat Desa Sandai Kiri, Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, mengeluhkan rusaknya sumber air di Sungai Kediuk. Sumber air mereka diduga dicemari limbah dari pembukaan lahan dan aktivitas tambang bauksit PT Citra Mineral Infestindo, CMI. Tbk.

"Saat ini, air Sungai Kediuk yang menjadi sumber air untuk kebutuhan MCK masyarakat, bahkan sumber penghasilan tambahan masyarakat nelayan, sudah tercemar limbah dari tambang boksit milik PT CMI," ungkap Kepala Desa Sandai Kiri, Harman Susandi.



Baca juga: Depresi Berat, Kakek 80 Tahun Tebas Kepala Keponakan Pakai Samurai

Menurutnya, limbah pencucian bauksit itu sering kali mencemari air Sungai Kediuk hingga menurunkan kualitas air baku, untuk kebutuhan masyarakat, yang kondisinya bercampur lumpur berwarna kuning pekat.

"Pihak perusahaan bukan hanya memanfaatkan air dari anak Sungai Kediuk, seperti Sungai Pui, Sungai Jereneh dan Sungai Pengayoh saja, bahkan membendung tiga anak Sungai Kediuk itu, untuk mencuci bauksit sebelum dimuat ke kapal, sehingga sudah tidak dapat lagi dimanfaatkan oleh warga," ungkap Harman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!