Pasar Ramadan Barito Kuala Dilengkapi Tempat Salat dan Berbuka Bersama
Senin, 04 April 2022 - 12:50 WIB
Munculnya gagasan ini, terang mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel ini, terinspirasi dari suksesnya pelaksanaan Pasar Rakyat yang digelar dalam rangkaian Hari Jadi ke-62 Barito Kuala Januari 2022 tadi. Noormiliyani menerangkan, pada Pasar Ramadan 1443 Hijriyah kali ini selain menyediakan jajanan khas Ramadan namun panitia juga berupaya memfasilitasi kebutuhan masyarakat dan SKPD yang berbuka puasa dalam rangka membantu masyarakat memulihkan ekonomi akibat terpuruk selama dua tahun terakhir akibat pandemi Covid-19.
Karena itulah, kepada setiap SKPD, bupati mengharapkan, agar mengajak seluruh jajarannya untuk berbuka puasa bersama. “Kami harapkan perhatian, kerja sama, dan kepedulian semua SKPD agar bersama-sama seluruh jajaran untuk berbuka bersama dalam rangka membantu masyarakat memulihkan perekonomian masyarakat,” tekan Noormiliyani.
Bupati wanita satu-satunya di Kalsel ini menerangkan, melalui berbuka bersama setidaknya bisa membantu memulihkan ekonomi paling tidak dagangan yang dijual masyarakat bisa laku sehingga ekonomi mereka dalam menyambut Idul Fitri 1443 Hijriyah bisa tersedia.
“Makanya di Ramadan kali ini konsep yang biasa diistilahkan Pasar Wadai Ramadan kita ubah menjadi Pasar Ramadan karena yang dijual bukan hanya wadai namun juga menyediakan fasilitas untuk berbuka, musala, tempat berwudhu, termasuk keberadaan imam dalam upaya memudahkan untuk salat magrib bahkan salat tarawih jika ada yang ingin melaksanakannya,” katanya. CM
Karena itulah, kepada setiap SKPD, bupati mengharapkan, agar mengajak seluruh jajarannya untuk berbuka puasa bersama. “Kami harapkan perhatian, kerja sama, dan kepedulian semua SKPD agar bersama-sama seluruh jajaran untuk berbuka bersama dalam rangka membantu masyarakat memulihkan perekonomian masyarakat,” tekan Noormiliyani.
Bupati wanita satu-satunya di Kalsel ini menerangkan, melalui berbuka bersama setidaknya bisa membantu memulihkan ekonomi paling tidak dagangan yang dijual masyarakat bisa laku sehingga ekonomi mereka dalam menyambut Idul Fitri 1443 Hijriyah bisa tersedia.
“Makanya di Ramadan kali ini konsep yang biasa diistilahkan Pasar Wadai Ramadan kita ubah menjadi Pasar Ramadan karena yang dijual bukan hanya wadai namun juga menyediakan fasilitas untuk berbuka, musala, tempat berwudhu, termasuk keberadaan imam dalam upaya memudahkan untuk salat magrib bahkan salat tarawih jika ada yang ingin melaksanakannya,” katanya. CM
(ars)
Lihat Juga :