Dana BOP Kesetaraan Tahap I untuk Wilayah Bosowa Rp2,96 Miliar
Selasa, 29 Maret 2022 - 13:37 WIB
Penyaluran Dana BOP Kesetaraan oleh KPPN Watampone mulai tahun 2022 ini diketahui dalam rangka lebih memudahkan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Bone , dalam hal terjadi return atas Dana BOP Kesetaraan.
Penyaluran dana BOP Kesetaraan langsung dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke rekening satuan pendidikan untuk mempercepat penerimaan dana BOP Kesetaraan di satuan pendidikan seperti Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Di sisi lain, melalui Dana BOP Kesetaraan tersebut sebagai salah satu upaya pemerintah guna meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Dengan begitu, setiap satuan pendidikan dapat memberikan pembelajaran yang lebih optimal. Mengingat, penggunaan dana BOP Kesetaraan lebih fleksibel untuk meningkatkan otonomi satuan pendidikan dalam merencanakan sesuai dengan kebutuhan.
Kepala KPPN Watampone, Rintok Juhirman, berharap dengan telah tersalurkannya dana BOP Kesetaraan untuk wilayah Bosowa, maka dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin.
"Tentunya harapan kami dapat segera dimanfaatkan oleh satuan pendidikan penerima guna menunjang kegiatan belajar mengajar sesuai ketentuan yang berlaku secara transparan dan akuntabel," kata Rintok.
Penyaluran dana BOP Kesetaraan langsung dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke rekening satuan pendidikan untuk mempercepat penerimaan dana BOP Kesetaraan di satuan pendidikan seperti Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Di sisi lain, melalui Dana BOP Kesetaraan tersebut sebagai salah satu upaya pemerintah guna meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Dengan begitu, setiap satuan pendidikan dapat memberikan pembelajaran yang lebih optimal. Mengingat, penggunaan dana BOP Kesetaraan lebih fleksibel untuk meningkatkan otonomi satuan pendidikan dalam merencanakan sesuai dengan kebutuhan.
Kepala KPPN Watampone, Rintok Juhirman, berharap dengan telah tersalurkannya dana BOP Kesetaraan untuk wilayah Bosowa, maka dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin.
"Tentunya harapan kami dapat segera dimanfaatkan oleh satuan pendidikan penerima guna menunjang kegiatan belajar mengajar sesuai ketentuan yang berlaku secara transparan dan akuntabel," kata Rintok.
Lihat Juga :