Balita 2 Tahun Akan Diisolasi, Keluarga Menangis Histeris
Rabu, 17 Juni 2020 - 15:29 WIB
Beberapa petugas yang bersiaga tidak kuasa menahan nenek RA untuk masuk ke dalam rumah dan menemui cucu kesayangannya tersebut. Sejumlah anggota keluarga lainnya juga tak kuasa menahan tangis, dan langsung di bawa ke dalam rumah yang berdekatan dengan rumah RA.
(Baca juga: Vaksin Virus Corona Asal China Respon Antibodi Hingga 100% )
RA bersama ibunya, kemudian dikawal tim medis menuju ambulans untuk dibawa ke ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soedjati Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jateng. Sejumlah anggota keluarga yang sempat kontak langsung dengan RA, juga menjalani rapid test yang dilakukan oleh tim medis.
"Saya sempat merasa kesal dan emosi, karena saat dilakukan penjemputan tidak diberi tahu terlebih dahulu oleh tim medis. Justru yang datang ke sini kepala desa dan mengatakan kalau RA positif COVID-19," tegas Sukir, ayah RA.
Dia mengaku, anaknya sempat dirawat di rumah sakit. Setelah itu diperbolehkan pulang sambil menunggu hasil tes swab. Setelah 10 hari berada di rumah, baru dinyatakan positif COVID-19.
(Baca juga: Vaksin Virus Corona Asal China Respon Antibodi Hingga 100% )
RA bersama ibunya, kemudian dikawal tim medis menuju ambulans untuk dibawa ke ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soedjati Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jateng. Sejumlah anggota keluarga yang sempat kontak langsung dengan RA, juga menjalani rapid test yang dilakukan oleh tim medis.
"Saya sempat merasa kesal dan emosi, karena saat dilakukan penjemputan tidak diberi tahu terlebih dahulu oleh tim medis. Justru yang datang ke sini kepala desa dan mengatakan kalau RA positif COVID-19," tegas Sukir, ayah RA.
Dia mengaku, anaknya sempat dirawat di rumah sakit. Setelah itu diperbolehkan pulang sambil menunggu hasil tes swab. Setelah 10 hari berada di rumah, baru dinyatakan positif COVID-19.
Lihat Juga :