Selama PSBB, Banyak Warga Jakarta Jadi Petani Kota
Rabu, 17 Juni 2020 - 12:10 WIB
Rinciannya, 600 titik merupakan urban farming yang dikelola warga dalam program Gang Hijau dan 300 titik lainnya dikelola karang taruna. Adapun wilayahnya yaitu di Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan.
"Ada peningkatan. Kami terus berupaya meningkatkan titik-titik urban farming dengan target mencapai lebih dari seribu lokasi," pungkasnya. (Baca juga: Hijaukan Jakarta, Dinas KPKP DKI Galakkan Urban Farming)
Model pertanian kota bisa dilakukan di mana saja, seperti di atap rumah, dinding, pagar, halaman rumah, halaman sekolah, serta atap masjid. Manfaat urban farming sangat positif. Di samping membuat kondisi lingkungan menjadi lebih hijau, warga juga bisa memenuhi kebutuhan sendiri akan sayur-mayur.
"Dari sisi edukasi, kita akan memberikan ini juga kepada anak-anak kecil generasi muda. Dari sisi sosial, mereka itu mengerjakan bersama-sama yang artinya lebih guyub," pungkasnya.
"Ada peningkatan. Kami terus berupaya meningkatkan titik-titik urban farming dengan target mencapai lebih dari seribu lokasi," pungkasnya. (Baca juga: Hijaukan Jakarta, Dinas KPKP DKI Galakkan Urban Farming)
Model pertanian kota bisa dilakukan di mana saja, seperti di atap rumah, dinding, pagar, halaman rumah, halaman sekolah, serta atap masjid. Manfaat urban farming sangat positif. Di samping membuat kondisi lingkungan menjadi lebih hijau, warga juga bisa memenuhi kebutuhan sendiri akan sayur-mayur.
"Dari sisi edukasi, kita akan memberikan ini juga kepada anak-anak kecil generasi muda. Dari sisi sosial, mereka itu mengerjakan bersama-sama yang artinya lebih guyub," pungkasnya.
(thm)
Lihat Juga :