Mitos Puting Beliung di Gunungkidul Gara-gara Tak Gelar Wayangan

Sabtu, 19 Maret 2022 - 14:08 WIB
"Kalau digunakan kurang bagus karena ada aura negatif. Sehingga sampai sekarang ini kepercayaan masyarakat itu masih dipatuhi,"ujar dia, Sabtu (19/3/2022).

Tiga kepercayaan yang sampai saat ini masih dipatuhi oleh masyarakat terkait pohon yang roboh karena tersambar petir ataupun bencana lain. Di mana jika nekat digunakan atau dipasang, maka rumah akan roboh, kemudian yang menempati tidak tenang selama kayu belum diganti serta penghuni rumah akan selalu dihantui.

Di satu sisi, jika kayu tersebut dijual, maka hanya akan dihargai dengan nominal yang murah. Karena para pengepul akan mengetahuinya jika kayu tersebut adalah bekas pohon yang tumbang di mana masyarakat enggan menggunakannya.

Baca: Angin Puting Beliung Terjang Indramayu, Ratusan Rumah Porakporanda

"Ya itu, kalau dijual murah. Kalau digunakan bahaya," tambahnya.

Kendati demikian, kemungkinan besar ratusan pohon yang tumbang tetap akan mereka jual. Berapapun dana yang mereka dapat, nantinya akan digunakan oleh pemiliknya untuk kebutuhan.

Dengan demikian, hasil penjualan kayu tersebut diharapkan mampu mengurangi pengeluaran masyarakat. Sebenarnya, kayu dari bekas pohon yang tumbang akibat bencana puting beliung tersebut masih bisa dimanfaatkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!