Kisah Sumur Binong Bekasi, Tanah dan Airnya Dibawa Ridwan Kamil ke Titik Nol IKN Nusantara

Rabu, 16 Maret 2022 - 22:05 WIB
“Abah (bapak) megang sumur ini sejak 1960. Sebelum abah pegang, sudah ada beberapa generasi, sudah dikeramatkan, sudah sakral. Kita hanya menjaga kesakralannya,” kata dia.

Pria 32 tahun tersebut secara terang-terangan menolak pemugaran cagar budaya yang ditawarkan oleh pemerintah. Lagi-lagi alasannya untuk menjaga kesakralan kawasan tersebut. “Prasastinya aja sampai di sana. Pengen alami lah, kalau jalanan mah wajar,” ungkapnya.



Cagar budaya yang turun-temurun dijaga keluarganya itu bakal dijaga sebaik mungkin. Pengunjung bahkan dibatasi aktivitasnya, hanya boleh untuk mandi dan membawa air dari sumur.

“Kalau mau cuci muka atau mandi silakan. Tapi untuk ambil gambar, foto atau video enggak boleh, mohon maaf,” pungkasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!