Pemkab Lamongan Gandeng Pendamping PPH ISNU Jatim Percepat Sertifikasi Halal UMK

Selasa, 15 Maret 2022 - 03:25 WIB
Zamroni menuturkan, saat ini produk usaha mikro dan kecil sudah bisa masuk toko swalayan di Lamongan. Namun jika ingin masuk perdagangan modern harus melengkapi beberapa persyaratan, di antaranya adalah PIRT dan label halal.

“Jika ISNU Jawa Timur melalui para pendamping PPH bisa mendampingi dan memberdayakan para pemilik UMK (usaha mikro dan kecil) hingga mendapatkan label halal, hal ini akan memberikan nilai tambah bagi iklim usana di Lamongan. Daya saingnya akan naik dan mendongkrak perekonomian secara umum,” imbuh Zamroni.

Pengasuh PP Matholi’ul Anwar, Karanggeneng Lamongan, KH. Afif Hasbullah menjelaskan, UMK di Lamongan paling banyak bergerak di bidang produk makanan. Meski hampir seluruhnya beragama Islam dan konsumennya juga muslim, namun kepastian halal dalam produknya juga harus disampaikan kepada masyarakat.

Selama ini banyak UMK yang kesulitan mendaftarkan produknya untuk mendapatkan sertifikat halal. Dengan adanya pelatihan pendamping PPH ini ia yakin akan lebih mudah dalam pengurusan sertifikas? halalnya.

“Selama ini banyak pedagang-pedagang makanan ini yang kesulitan menyertifikasi produknya. Nah, dengan pelatihan ini saya berharap para pendampingnya bisa mendampingi para pedagang sehinga bisa mempermudah pengurusan label halal dan murah,” ungkap Komisioner Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!