Satu Warga Positif Corona, Dusun Jetis Kendal Jadi Kampung Siaga Covid-19
Minggu, 12 April 2020 - 22:58 WIB
Dusun Jetis, Desa Plantaran, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal dijadikan kampung siaga Covid-19. FOTO : iNews TV/Eddie Prayitno
KENDAL - Dusun Jetis, Desa Plantaran, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal dijadikan kampung siaga Covid-19 setelah ada satu warganya yang positif terinfeksi virus corona. Seluruh orang yang masuk ke kampung ini wajib memakai masker dan mencuci tangan di pintu masuk. Penyemprotan dilakukan dua kali sehari untuk mencegah penularan Covid-19.
Pembentukan kampung siaga Covid-19 karena di Dusun Jetis, Desa Plantaran terdapat salah satu warga yang menempati panti asuhan positif terinfeksi virus corona. Sebanyak 18 penghuni lainnya diisolasi di dalam panti.
Kampung siaga Covid-19 di Dusun Jetis, Desa plantaran mendapat apresiasi dari jajaran Polres Kendal. Kapolres Kendal AKPB Ali Wardana memberikan bantuan masker dan cairan cuci tangan serta disinfektan untuk mendukung inisiatif warga tersebut.
Kapolres mengatakan, kampung siaga ini bisa menjadi contoh dusun lain untuk menerapkan pengawasan ketat warga yang keluar masuk wilayah. "Meski salah satu warga dinyatakan positif, tapi warga yang lain tidak perlu khawatir, tetap jaga jarak, dan mematuhi imbauan yang sudah disampaikan pemerintah," katanya, Minggu (12/4/2020).
Pembentukan kampung siaga Covid-19 karena di Dusun Jetis, Desa Plantaran terdapat salah satu warga yang menempati panti asuhan positif terinfeksi virus corona. Sebanyak 18 penghuni lainnya diisolasi di dalam panti.
Kampung siaga Covid-19 di Dusun Jetis, Desa plantaran mendapat apresiasi dari jajaran Polres Kendal. Kapolres Kendal AKPB Ali Wardana memberikan bantuan masker dan cairan cuci tangan serta disinfektan untuk mendukung inisiatif warga tersebut.
Kapolres mengatakan, kampung siaga ini bisa menjadi contoh dusun lain untuk menerapkan pengawasan ketat warga yang keluar masuk wilayah. "Meski salah satu warga dinyatakan positif, tapi warga yang lain tidak perlu khawatir, tetap jaga jarak, dan mematuhi imbauan yang sudah disampaikan pemerintah," katanya, Minggu (12/4/2020).
Lihat Juga :