Cegah Paham Radikalisme, Densus 88 Edukasi Warga Mallawa
Rabu, 09 Maret 2022 - 14:44 WIB
"Data dari kami memang pelaku terorisme yang saat ini ada di Poso Sulawesi Tengah. Namun sebagai daerah penyangganya Sulawesi Selatan ini sudah kami profiling dan banyak di Sulsel dalam kurun waktu 2 tahun terakhir ini," katanya.
Dia menambahkan, perkembangan paham-paham intoleran dan radikal bisa sangat cepat tersebar di masyarakat. Karena laju informasi di zaman saat ini sulit dibendung.
Baca juga:Maros Property Expo Berhasil Bukukan Transaksi Rp35 Miliar
"Jika hal ini terus dibiarkan maka beberapa tahun kedepan bangsa kita ini bisa hancur seperti negara Timur Tengah yang berkonflik," ungkapnya.
Untuk kelompok intoleran ini, mereka cenderung tidak bisa menerima perbedaan merasa hanya kelompok mereka yang paling benar. Sedangkan kelompok radikalis yang cenderung melakukan intoleran ke dalam prilaku nyata baik secara tindakan ataupun secara verbal.
Selain memberikan edukasi dan wawasan kebangsaan, Densus 88 juga menawarkan sistem pencegahan yang melibatkan semua unsur, dimulai dari tingkat desa, tingkat kecamatan sampai tingkat nasional dengan mensinergikan Babinsa, Bhabinkamtibmas, penyuluh agama, MUI, ormas dan para tokoh masyarakat.
Dia menambahkan, perkembangan paham-paham intoleran dan radikal bisa sangat cepat tersebar di masyarakat. Karena laju informasi di zaman saat ini sulit dibendung.
Baca juga:Maros Property Expo Berhasil Bukukan Transaksi Rp35 Miliar
"Jika hal ini terus dibiarkan maka beberapa tahun kedepan bangsa kita ini bisa hancur seperti negara Timur Tengah yang berkonflik," ungkapnya.
Untuk kelompok intoleran ini, mereka cenderung tidak bisa menerima perbedaan merasa hanya kelompok mereka yang paling benar. Sedangkan kelompok radikalis yang cenderung melakukan intoleran ke dalam prilaku nyata baik secara tindakan ataupun secara verbal.
Selain memberikan edukasi dan wawasan kebangsaan, Densus 88 juga menawarkan sistem pencegahan yang melibatkan semua unsur, dimulai dari tingkat desa, tingkat kecamatan sampai tingkat nasional dengan mensinergikan Babinsa, Bhabinkamtibmas, penyuluh agama, MUI, ormas dan para tokoh masyarakat.
Lihat Juga :