Basarnas Kerahkan Helikopter, Cari Kapal Motor Hilang Kontak di Laut Indramayu

Selasa, 08 Maret 2022 - 09:02 WIB
"Selain itu Tim SAR gabungan juga melakukan pemantauan di Pantai Tanjung Sedari dan Sungai Cibuntu karena info dari PT Yukom, kapal sempat terdeteksi berada di Perairan Karawang namun sinyal tersebut kembali hilang atau SOS," beber dia.

Deden berharap, upaya pencarian bisa dilakukan secara maksimal dan dapat membuahkan hasil, besar harapan seluruh POB dapat ditemukan dalam keadaan selamat dan sehat.

Sampai saat ini, alat yang digunakan 1 Unit HR-3604, 1 Unit Kapal Agung Jaya, 1 Unit Rescue Truck, 3 Unit Rescue Car, 1 Set Pal Air, 1 Set Peralatan Alkom, 1 Set Peralatan Medis dan APD Personal. Unsur SAR terlibat antara lain Basarnas Bandung, Satuan Udara Pencarian dan Pertolongan, Lanud Sukani, TNI AL Eretan, Polairud Eretan Polres Indramayu, AP II Kertajati , VTS Pelabuhan Cirebon, Pertamina Kilang Karawang, Dinas Perikanan Eretan dan KUD Misayamina.

Sebelumnya Kantor SAR Bandung menerima informasi pada Minggu (06/03) pukul 23.17 WIB dari PT Yukom UCT bahwa pada Minggu (6/3) sejak pukul 05.16 WIB KM Putra Barokah hilang kontak.

Menurut Deden Ridwansah, berdasarkan laporan yang diterima KM Putra Barokah Jaya bertolak dari Pelabuhan Eretan pada Kamis (3/3) pukul 13.00 WIB menuju Ground Fishing. Semua kegiatan atau pergerakan kapal tersebut terpantau oleh aplikasi Yukom VMA. Namun pada Minggu (06/03) pukul 05.16 WIB kapal tersebut tidak terdeteksi oleh aplikasi tersebut hingga saat ini (SOS).
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!