Capaian Vaksinasi Booster di Maros Masih Rendah, Ini Sebabnya
Kamis, 03 Maret 2022 - 16:05 WIB
Dia mengatakan, untuk melakukan vaksin booster, jarak antara dosis dua itu adalah tiga bulan. Hal ini sesuai aturan dari Kemenkes terkait jarak vaksin kedua ke booster .
"Saat ini sudah ada regulasi dari pusat. Yang sebelumnya jarak waktu vaksin dua dan booster itu enam bulan, sekarang tinggal tiga bulan saja," katanya.
Kendala lainnya, kata Yunus, masyarakat yang sudah mulai enggan untuk mengikuti vaksinasi. "Yang menjadi kendala sekarang adalah sasarannya. Vaksin siap, vaksinator siap, sasarannya kini semakin enggan ikut vaksin," tambahnya.
Ia mengatakan ada lima target yang harus dicapai oleh Dinkes Maros saat ini. Pertama kata dia, capaian vaksin dosis satu. "Kita tetap harus mengejar hingga 80 persen. Dosis kedua harus mencapai 70 persen, ditambah lagi booster, vaksin anak 6-11 tahun, dan lansia," tuturnya.
Baca Juga: Cegah Covid-19 di Kalangan ASN, Pemkab Maros Gelar Vaksinasi Booster
Untuk mencapai target tersebut, pihaknya mulai melakukan berbagai hal, salah satunya vaksin door to door.
"Saat ini sudah ada regulasi dari pusat. Yang sebelumnya jarak waktu vaksin dua dan booster itu enam bulan, sekarang tinggal tiga bulan saja," katanya.
Kendala lainnya, kata Yunus, masyarakat yang sudah mulai enggan untuk mengikuti vaksinasi. "Yang menjadi kendala sekarang adalah sasarannya. Vaksin siap, vaksinator siap, sasarannya kini semakin enggan ikut vaksin," tambahnya.
Ia mengatakan ada lima target yang harus dicapai oleh Dinkes Maros saat ini. Pertama kata dia, capaian vaksin dosis satu. "Kita tetap harus mengejar hingga 80 persen. Dosis kedua harus mencapai 70 persen, ditambah lagi booster, vaksin anak 6-11 tahun, dan lansia," tuturnya.
Baca Juga: Cegah Covid-19 di Kalangan ASN, Pemkab Maros Gelar Vaksinasi Booster
Untuk mencapai target tersebut, pihaknya mulai melakukan berbagai hal, salah satunya vaksin door to door.
Lihat Juga :