Mayat Mr X di Muara Enim Ternyata Korban Perampokan
Kamis, 03 Maret 2022 - 12:15 WIB
Sejumlah pelayat tampak masih berdatangan ke rumah duka yang diketahui menjadi korban perampokan yang jasadnya ditemukan di Jalan Pertamina, Desa Tanjung Terang, Muara Enim, Selasa (1/3/2022) lalu. Foto SINDONews
PANGKALPINANG - Suasana duka masih terlihat di kediaman almarhum Redi Iskandar (45), di Jalan Ki Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang. Sejumlah pelayat tampak masih berdatangan ke rumah duka yang diketahui menjadi korban perampokan yang jasadnya ditemukan di Jalan Pertamina menuju ke lokasi Bel-6 Dusun III, Desa Tanjung Terang, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Selasa (1/3/2022) lalu.
Baynun (26), adik ipar almarhum Redi mengatakan, bahwa sang kakak merupakan seorang sopir di salah satu perusahaan penjualan barang elektronik yang ada di Kota Palembang. "Kemarin kita baru mendapatkan infomasi dari Polsek Kertapati. Identitas mayat terungkap setelah polisi memeriksa sidik jarinya kakak," ujar Baynun saat ditemui di rumah duka, Kamis (3/3/2022). Baca juga: Pengusaha di Depok Dirampok, Sekeluarga Disekap dengan Kaki dan Tangan Diikat
Mendapati informasi tersebut, lanjut Baynun, istri almarhum yakni Hayantun Nuhus (34) langsung menangis karena merasa tidak percaya mendengar kabar suaminya yang ditemukan meninggal dengan kondisi mengenaskan. "Ketika sudah dapat kabar dari polisi, kakak (istri almarhum) ditemani keluarga lainnya langsung menuju RSUD Arbain Muara Enim, karena kakak ipar dibawa kemana," jelasnya.
Baynun menceritakan, dirinya terakhir kali melihat alamarhum kakak iparnya datang ke rumah orang tuanya sambil memberikan uang kepada anaknya untuk jajan, Jumat (25/2/2022) lalu. "Almarhum baru kerja sebagai sopir di tempat kerjanya itu. Ia dipercaya kembali bekerja setelah sekian lama menjadi sopir angkot," tutur Baynun.
Baynun (26), adik ipar almarhum Redi mengatakan, bahwa sang kakak merupakan seorang sopir di salah satu perusahaan penjualan barang elektronik yang ada di Kota Palembang. "Kemarin kita baru mendapatkan infomasi dari Polsek Kertapati. Identitas mayat terungkap setelah polisi memeriksa sidik jarinya kakak," ujar Baynun saat ditemui di rumah duka, Kamis (3/3/2022). Baca juga: Pengusaha di Depok Dirampok, Sekeluarga Disekap dengan Kaki dan Tangan Diikat
Mendapati informasi tersebut, lanjut Baynun, istri almarhum yakni Hayantun Nuhus (34) langsung menangis karena merasa tidak percaya mendengar kabar suaminya yang ditemukan meninggal dengan kondisi mengenaskan. "Ketika sudah dapat kabar dari polisi, kakak (istri almarhum) ditemani keluarga lainnya langsung menuju RSUD Arbain Muara Enim, karena kakak ipar dibawa kemana," jelasnya.
Baynun menceritakan, dirinya terakhir kali melihat alamarhum kakak iparnya datang ke rumah orang tuanya sambil memberikan uang kepada anaknya untuk jajan, Jumat (25/2/2022) lalu. "Almarhum baru kerja sebagai sopir di tempat kerjanya itu. Ia dipercaya kembali bekerja setelah sekian lama menjadi sopir angkot," tutur Baynun.
Lihat Juga :