Asal Usul Cijantung, Daerah Angker Markasnya Pasukan Elite Kopassus

Rabu, 23 Februari 2022 - 05:39 WIB
Tak heran bila dulu nama Cijantung cukup "angker" di telinga masyarakat. Sampai-sampai muncul istilah 'Main ke Cijantung sama dengan main ke Kandang Macan'. Dulu markas Baret Merah itu memang cukup menyeramkan, namun kini masyarakat sudah cukup leluasa memasuki kawasan Cijantung. Bahkan kini berbagai fasilitas di sana bisa dinikmati oleh masyarakat umum secara gratis.

Cijantung memiliki luas wilayah 2,37 km persegi. Cijantung berbatasan dengan Kelurahan Gedong di sebelah Utara; Tanjung Barat, Jakarta Selatan di sebelah Barat; Kelurahan Susukan Ciracas di sebelah Timur; dan Kelurahan Kalisari di sebelah Selatan.

Baca juga: Asal Usul Nama Pondok Gede yang Diambil dari Rumah Besar Milik Pendeta Belanda

Berdasarkan berbagai literatur sejarah, Cijantung berasal dari nama sebuah anak sungai Ciliwung, yang berhulu di Areman, dekat Kelapadua sekarang. Dikutip dari laman https://bataviadigital.perpusnas.go.id, Rabu (23/2/2022), Kawasan Cijantung sudah berpenghuni sejak awal abad ke-17.

Adalah Kapten Frederik H Muller yang memimpin ekspidisi pasukan Kompeni pertama menjelajah daerah sebelah Selatan yakni Meester Cornelis (sekarang Jatinegara). Hutannya yang lebat kala itu sudah dibuka setahun sebelumnya oleh Cornelis Senen, seorang anak orang kaya keturunan Portugis dari pulau Lontar. Cornelis Senen memiliki kebun besar di kawasan Ciliwung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!