Imbas Mogok Produksi Selama 3 Hari, Lapak Pedagang Tahu Tempe Sepi

Selasa, 22 Februari 2022 - 20:37 WIB
Dirinya berharap aksi mogok produksi perajin tahu dan tempe tidak dilakukan. Sebab hal itu sangat merugikan konsumen termasuk dirinya. Mengingat komoditas tahu dan tempe adalah makanan harian yang selalu dicari.

"Meskipun makanan murah tapi nilai gizinya tinggi, makanya selalu dicari. Ya selama mogok, saya gak bisa nyediain, karena sebelumnya gak nyetok dulu," keluhnya.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi, Dadan Darmawan mengakui, berdasarkan pemantauan komoditas tahu dan tempe menghilang di semua pasar tradisional yang dikelola Pemkot Cimahi.

Pihaknya pun tidak bisa berbuat banyak dengan kenaikan harga kedelai yang membuat perajin menghentikan sementara produksinya. Imbasnya, pasokan tahu dan tempe ke pasar tradisional pun tidak ada, sehingga masyarakat jadi kena dampaknya.

"Kewenangan soal kedelai ini kan tidak di kami, ya semoga saja ada jalan keluar atas persoalan ini dan aktivitas jualan bisa kembali normal," tandasnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!