Stop Mogok Produksi, Perajin Tahu Tempe di Depok Naikkan Harga Jual
Senin, 21 Februari 2022 - 19:25 WIB
Dia menyebutkan, kenaikan harga kedelai sudah terjadi sejak dua tahun lalu. Kendati kenaikan tidak langsung meroket, namun tetap menjadi beban biaya produksi.
Kenaikan harga kedelai secara signifikan terjadi sejak beberapa hari ini. Semula mereka bisa membeli kedelai seharga Rp8.000 per kg, namun kini menjadi Rp11.025. “Ini masih ada lonjakan lagi sampai bulan Mei,” katanya.
Rasjani menyebutkan, aksi mogok produksi ini mereka lakukan agar masyarakat tahu kalau harga kedelai sebagai bahan pokok pembuatan tahu dan tempe terus melonjak. Mereka kini kesulitan menutupi biaya produksi.
Baca juga: Gara-gara Harga Kedelai Melambung, Perajin Tahu Tempe Ini Gagal Menikah
Sebagai pelaku usaha kecil, kata dia, mereka hanya ingin agar harga kedelai normal dan tidak tinggi seperti saat ini. Mereka belum bisa serta merta menaikkan harga jual tempe dan tahu karena khawatir berdampak pada turunnya jumlah pembeli.
“Makanya kami melakukan aksi ini supaya masyarakat tahu kalau harga kedelai mahal. Kalaupun kami produksi lagi, nanti kemungkinan harganya akan naik, ini supaya masyarakat mengetahui hal itu,” tukasnya.
Kenaikan harga kedelai secara signifikan terjadi sejak beberapa hari ini. Semula mereka bisa membeli kedelai seharga Rp8.000 per kg, namun kini menjadi Rp11.025. “Ini masih ada lonjakan lagi sampai bulan Mei,” katanya.
Rasjani menyebutkan, aksi mogok produksi ini mereka lakukan agar masyarakat tahu kalau harga kedelai sebagai bahan pokok pembuatan tahu dan tempe terus melonjak. Mereka kini kesulitan menutupi biaya produksi.
Baca juga: Gara-gara Harga Kedelai Melambung, Perajin Tahu Tempe Ini Gagal Menikah
Sebagai pelaku usaha kecil, kata dia, mereka hanya ingin agar harga kedelai normal dan tidak tinggi seperti saat ini. Mereka belum bisa serta merta menaikkan harga jual tempe dan tahu karena khawatir berdampak pada turunnya jumlah pembeli.
“Makanya kami melakukan aksi ini supaya masyarakat tahu kalau harga kedelai mahal. Kalaupun kami produksi lagi, nanti kemungkinan harganya akan naik, ini supaya masyarakat mengetahui hal itu,” tukasnya.
Lihat Juga :