Bacok Kiai Ketua MUI, Pria Berinisial D Diringkus Polisi di Warung Es Doger
Jum'at, 18 Februari 2022 - 17:04 WIB
Saat diperiksa polisi, D mengaku nekad menyerang pengasuh Pondok Pesantren Al-Hidayah, karena mendapat bisikan gaib. Sebelum kejadian, pelaku bepura-pura sakit perut sehingga korban yang mendapat laporan santrinya mengalami sakit langsung melakukan pengobatan secara alternatif.
Pelaku yang diduga telah mempersiapkan sebilah pisau tersebut, langsung menghujamkan kepada tubuh korban hingga terjatuh akibat sabetan pisau tersebut. Sabetan maut itu mengenai pinggang, punggung, dan dagu korban.
Baca juga: Kisruh Istilah Malang Halal City, Ini Tanggapan DPP Partai Perindo
Kapolsek Pesangrahan, AKP Soebandi mengaku masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku, guna mengungkap motif di balik penyerangan berdarah terhadap Ketua MUI Kecamatan Pesanggaran, yang sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Al-Hidayah.
Sementara hingga saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Genteng, karena mengalami luka cukup parah di beberapa bagian tubuhnya. Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Nasrun Pasaribu menyebut, telah menjenguk korban dan kondisinya belum bisa dimintai keterangan.
Pelaku yang diduga telah mempersiapkan sebilah pisau tersebut, langsung menghujamkan kepada tubuh korban hingga terjatuh akibat sabetan pisau tersebut. Sabetan maut itu mengenai pinggang, punggung, dan dagu korban.
Baca juga: Kisruh Istilah Malang Halal City, Ini Tanggapan DPP Partai Perindo
Kapolsek Pesangrahan, AKP Soebandi mengaku masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku, guna mengungkap motif di balik penyerangan berdarah terhadap Ketua MUI Kecamatan Pesanggaran, yang sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Al-Hidayah.
Sementara hingga saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Genteng, karena mengalami luka cukup parah di beberapa bagian tubuhnya. Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Nasrun Pasaribu menyebut, telah menjenguk korban dan kondisinya belum bisa dimintai keterangan.
(eyt)