Diteriaki Gangster, Remaja asal Kedaung Tangsel Dianiaya hingga Tewas

Jum'at, 24 April 2020 - 00:05 WIB
Terakhir dia bertemu putranya pada Rabu 22 April 2020 pukul 22.00 WIB. Beberapa jam kemudian, saat tengah tertidur pulas dirinya dibangunkan dan mendengar kabar buruk bahwa anaknya tewas dikeroyok.

"Sebelum pergi keluar, dia minta dimasakin mi, jam 10 malam. Terus izin nongkrong di warung, ya sudah. Saya bilang ntar pulang ya dek. Itu pesan terakhir. Terus dikabarin temannya, korban digebukin orang," kata Rita. (Baca juga: Polisi Tembak Mati Kapten Pencurian Minimarket)

Nika, kakak ipar korban mengatakan, saat sampai di Jombang korban yang kritis sudah dibawa ke RSU Tangsel. Diduga saat berada dalam perjalanan, korban yang bersimbah darah itu meninggal dunia.

Menurut Nika, dari informasi yang didapat bahwa peristiwa pengeroyokan adiknya itu berawal saat korban sedang naik motor boncengan dan ponsel miliknya jatuh ke jalan.

"Jadi saat HP-nya jatuh pas mau diambil dia malah diteriakin gangster. Dia pergi karena temannya nyamper. Kejadiannya di Kampung Gunung, Vila Gunung Lestari, jam 3 pagi. Saya tak ikhlas, pelaku harus dihukum," ujar Nika.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!