Lansia dan Disabilitas Butuh Perhatian di Tengah Pandemi
Sabtu, 13 Juni 2020 - 18:30 WIB
Anggota Komisi X DPR RI Ledia Hanifa Amaliah memberikan bantuan sembako kepada perwakilan lansia dan disabilitas. Foto: SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
BANDUNG - Kalangan lanjut usia (lansia) dan disabilitas dinilai menanggung beban lebih berat di tengah pandemi COVID-19. Pasalnya, di masa normal pun, mereka kerap kurang terperhatikan.
"Para lansia dan penyandang disabilitas termasuk yang banyak terdampak situasi pandemi COVID-19. Padahal, di luar masa pandemi pun, para lansia dan penyandang disabilitas seringkali menjadi pihak yang kurang terperhatikan, sehingga situasi pandemi ini seolah menjadi dobel tekanan bagi mereka," tutur anggota Komisi X DPR Ledia Hanifa Amaliah di Bandung, Sabtu (13/6/2020).
(Baca: Uang Habis Buat COVID-19, Ridwan Kamil: Pilkada Serentak Sebaiknya Diundur 2021)
Menurut Sekretaris Fraksi PKS DPR RI ini, tidak banyak orang yang tahu bahwa keluarga yang memiliki anggota keluarga penyandang disabilitas membutuhkan biaya hidup sekitar 30 persen lebih besar dibandingkan keluarga biasa. Sebab penyandang disabilitas memerlukan pendampingan atau sarana prasana khusus dalam menjalani hidup sehari-hari.
"Para lansia dan penyandang disabilitas termasuk yang banyak terdampak situasi pandemi COVID-19. Padahal, di luar masa pandemi pun, para lansia dan penyandang disabilitas seringkali menjadi pihak yang kurang terperhatikan, sehingga situasi pandemi ini seolah menjadi dobel tekanan bagi mereka," tutur anggota Komisi X DPR Ledia Hanifa Amaliah di Bandung, Sabtu (13/6/2020).
(Baca: Uang Habis Buat COVID-19, Ridwan Kamil: Pilkada Serentak Sebaiknya Diundur 2021)
Menurut Sekretaris Fraksi PKS DPR RI ini, tidak banyak orang yang tahu bahwa keluarga yang memiliki anggota keluarga penyandang disabilitas membutuhkan biaya hidup sekitar 30 persen lebih besar dibandingkan keluarga biasa. Sebab penyandang disabilitas memerlukan pendampingan atau sarana prasana khusus dalam menjalani hidup sehari-hari.
Lihat Juga :