Unjuk Rasa Warga di Enrekang Ricuh, Pagar Kantor Bupati Ambruk

Selasa, 15 Februari 2022 - 20:20 WIB
"Kenapa selalu ada yang diutus, apa Bupati tidak berani bertemu dengan warganya sendiri. Kami akan terus berada di Kantor Bupati sampai bapak Bupati menemui," tegas Rahmawati, salah satu perwakilan aksi.

Menurut Rahmawati, masyarakat terdampak penggusuran berunjuk rasa karena merasa dipermainkan oleh kebijakan Bupati , yang mengakibatkan warga kehilangan ratusan hektare tanaman sumber penghidupan.

Baca juga:Dituding Gusur Lahan Warga di Enrekang, PTPN XIV Bilang Begini

"Bupati tidak memikirkan dampak dari pengusiran yang dilakukan PTPN kepada warga. Banyak kini warga yang tak punya lagi pekerjaan dan bahkan jatuh sakit. Apa alasan Bupati keluarkan surat rekomendasi yang berdampak sengsarakan warga di Kamasean," tambah Rahma.

Pemkab Enrekang melalui Asisten II didampingi Kabag Hukum sempat menemui pengunjuk rasa, memberitahu jika Bupati sedang ada agenda lain di luar kantor.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!