Kapolda Sulteng Minta Maaf, Janji Proses Hukum Anggota yang Tembak Penolak Tambang

Senin, 14 Februari 2022 - 11:47 WIB
Ilustrasi blokade jalan warga tolak tambang. Foto: Istimewa
PALU - Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol Rudi Sufaryadi meminta maaf kepada keluarga korban yang melakukan aksi tolak tambang dan memblokade jalan. Rudi juga berjanji akan menindak anggotanya.

Seperti diketahui, dalam aksi tolak tambang, warga melakukan pemblokiran jalan. Aksi ini berakhir dengan dibubarkan paksa aparat kepolisian. Seorang peserta aksi diduga tewas ditembak pihak kepolisian.



"Atas meninggalnya warga, saya akan memeriksa seluruh anggota. Jika terbukti, maka akan diproses hukum sesuai dengan SOP kepolisian," katanya, Senin (14/2/2022).

Baca juga: Bentrok Polisi dengan Massa Tolak Tambang Pecah di Parigi Moutong Sulteng
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!