Pembangunan Hunian Bagi Warga Korban Erupsi Semeru Tuntas Sebelum Ramadhan

Sabtu, 12 Februari 2022 - 06:39 WIB
"Ini bisa dijadikan referensi dalam proses relokasi di daerah lain di Indonesia. Dengan sebuah kegotongroyongan yang luar biasa dan manajemen yang sangat bagus kita bisa melihat ada sangat banyak percepatan pembangunan yang bisa kita capai," terangnya.

Selain itu, Khofifah juga mendukung rencana Bupati Lumajang yang akan menyelesaikan Huntara dan Huntap sebelum bulan puasa Ramadhan. Sehingga diharapkan, masyarakat, saat puasa sudah mulai bisa berpindah. Tak hanya bangunan Huntap dan Huntara, sarana pendukung juga terus dikebut pengerjaannya. Hal ini tak lain sebagai bentuk bakti dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Baca juga: Antisipasi Lonjakan COVID-19, Warga Berkomorbid Diminta Kurangi Mobilitas

"Suasananya indah sekali. Saya rasa apa yang disiapkan oleh Pak Bupati ini bisa disebut Smart Village atau bahkan Smart City karena ada 2.000 hunian yang sudah terintegrasi dari sisi ekonomi, pendidikan sosial dan permukiman itu sendiri," pujinya.

Sementara itu, Ketua Kwarda Pramuka Jatim H. Arum Sabil melaporkan, pembangunan Huntara bagi pengungsi Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru di Desa Sumbermujur terus dikebut bersamaan dengan pembangunan huntap.

Total lahan yang disediakan untuk hunian seluas 81 hektar seluruhnya milik Perhutani. Dari jumlah luasan tersebut, rencananya akan didirikan 2.000 unit Huntara. Huntara ini akan ditempati oleh 1.951 kepala keluarga (KK) dari Desa Sumbermujur. Ukurannya 10x14 meter dengan luas bangunan 6 x4.8 meter. Terdiri dari ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi serta fasilitas penunjang lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!