Gandeng Aplikasi Digital, Dinas LH Pantau Sampah Warga Jaksel
Jum'at, 11 Februari 2022 - 11:43 WIB
Sudin LH Jaksel pantau sampah warga dengan aplikasi digital. Foto/Ilustrasi/Dok SINDOnews
JAKARTA - Pengangkutan sampah di lingkungan warga kini bisa dipantau melalui handphone. Sebuah aplikasi kini dijajaki Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Selatan dan akan diterapkan di sejumlah lokasi.
Kasudin Lingkungan Hidup Jakarta Selatan M Amin menjelaskan, teman-teman penggiat lingkungan hidup mempunyai program untuk memantau alur sampah rumah tangga. Bermodalkan barcode, setiap sampah yang disetor ke petugas sampah bisa diketahui identitasnya.
Barcode tersebut nantinya akan dipasang di gerobak motor sampah. Petugas pengangkut sampah dan warga bisa memindai barcode tersebut, informasi terkait pun langsung diketahui. Seperti dari mana sampah diangkut, waktu pengangkutan, berapa banyak sampah dan jenisnya.
”Simplenya kita bisa tahu apa saja sampah yang kita buang dan kita bisa tahu sampah kita sudah sampai mana. Jadi kalau petugas telat setor ke dipo sampah juga ketauan,” kata Amin, Jumat (11/2/2022). Baca juga: Buang Limbah Septic Tank Sembarangan, Sudin LH Jaksel Bekuk Pelaku
Menindak lanjuti program tersebut, Amin menuturkan akan menerapkannya di dua dipo sampah seperti di Kecamatan Tebet dan Pesanggrahan. ”Kita sudah diskusi dengan Kaktus dan ketemu dengan mereka. Bagaimana kalau kita terapkan sistem itu di dua tempat tadi,” tambah Amin.
Secara umum, Amin menginkan pengurangan sampah di lingkungan warga bisa diketahui identitasnya dengan rinci. Disatu sisi, pemilahan sampah organik menjadi prioritas, karena berguna untuk pakan Black Soldier Flies (BSF) atau maggot.
Kasudin Lingkungan Hidup Jakarta Selatan M Amin menjelaskan, teman-teman penggiat lingkungan hidup mempunyai program untuk memantau alur sampah rumah tangga. Bermodalkan barcode, setiap sampah yang disetor ke petugas sampah bisa diketahui identitasnya.
Barcode tersebut nantinya akan dipasang di gerobak motor sampah. Petugas pengangkut sampah dan warga bisa memindai barcode tersebut, informasi terkait pun langsung diketahui. Seperti dari mana sampah diangkut, waktu pengangkutan, berapa banyak sampah dan jenisnya.
”Simplenya kita bisa tahu apa saja sampah yang kita buang dan kita bisa tahu sampah kita sudah sampai mana. Jadi kalau petugas telat setor ke dipo sampah juga ketauan,” kata Amin, Jumat (11/2/2022). Baca juga: Buang Limbah Septic Tank Sembarangan, Sudin LH Jaksel Bekuk Pelaku
Menindak lanjuti program tersebut, Amin menuturkan akan menerapkannya di dua dipo sampah seperti di Kecamatan Tebet dan Pesanggrahan. ”Kita sudah diskusi dengan Kaktus dan ketemu dengan mereka. Bagaimana kalau kita terapkan sistem itu di dua tempat tadi,” tambah Amin.
Secara umum, Amin menginkan pengurangan sampah di lingkungan warga bisa diketahui identitasnya dengan rinci. Disatu sisi, pemilahan sampah organik menjadi prioritas, karena berguna untuk pakan Black Soldier Flies (BSF) atau maggot.
Lihat Juga :