Dibantu Rapid Test, Tenaga Medis Surabaya Terima Kasih ke BIN

Jum'at, 12 Juni 2020 - 21:24 WIB
Diketahui pada Kamis (11/6/2020), BIN menggelar rapid test di Halaman Gelanggang Remaja dan Gedung Juang 45. Di halaman gelanggang remaja, sebanyak 860 orang menjadi peserta rapid test. Dari total tersebut, 139 orang hasilnya menunjukan reaktif. "Yang mengikuti swab berjumlah 170 orang dengan rincian 139 orang dari rapid test dan 31 orang merupakan rujukan puskesmas," kata Head of Medical Intelligence, Dr Sri Wulandari.

Sedangkan di Gedung Juang 45, sebanyak 857 warga mengikuti rapid test. Dari jumlah itu, 64 orang menunjukan hasil reaktif. "Yang ikut swab 68 orang. Rinciannya 64 dari hasil rapid test yang menunjukan reaktif dan 4 orang langsung ikut swab berdasarkan rujukan dari puskesmas," ujarnya.

BIN masih melanjutkan rangkaian rapid test massal secara maraton di Surabaya sampai 15 Juni 2020. Kegiatan rapid test massal ini didukung tenaga medis, analis laboratorium dan tenaga pendukung sebanyak 40 orang dari Jakarta dan dibantu 20 anggota Binda Jatim.

Satgas lawan Covid-19 BIN membawa langsung mobil laboratorium Covid-19, ambulance dan peralatan pendukung lainnya di kota Surabaya dan sekitarnya. Mobil laboratorium ini merupakan 1 (satu) dari 5 (lima) mobil laboratorium Biosafety Level 2 (BSL-2) yang bersertifikat internasional pertama di Indonesia.

Dalam rapid test ini, atau swab test setiap harinya. Swab test ini diperuntukkan bagi warga yang reaktif (positif) Covid-19. Mobile lab BIN ini dapat mengambil 300 sampel per harinya. Adapun hasil swab test bisa diketahui hanya dalam waktu 2,5 jam. Selain menggelar rapid test, BIN juga turut memberikan bantuan ribuan alat-alat kesehatan seperti mobile lab PCR test, APD lengkap tenaga medis untuk Surabaya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!