Ekspedisi Jihad Pati Unus dan Pertempuran 3 Hari 3 Malam Melawan Portugis

Jum'at, 04 Februari 2022 - 05:05 WIB
Setibanya di Malaka, pasukan besar Pati Unus langsung dibombardir meriam Portugis. Nahas, salah satu tembakan meriam mengenai kapal perang yang ditumpangi Pati Unus sebelum dia bisa mendarat hingga karam.

Pati Unus membayar sangat mahal serangan ini dengan nyawanya. Kematian Pati Unus disambut perang hingga darah penghabisan. Armada angkatan perang lalu diambil alih oleh Fadhulah Khan atau Tubagus Pasai atau Fatahillah.

Baca: Gereja Sion Diresmikan Tahun 1695, Terkenal dengan Nama Gereja Portugis

Di bawah komando Fatahillah, armada perang Pati Unus berhasil mendarat ke Malaka dan terlibat perang gagah berani hingga tiga hari tiga malam. Dalam pertempuran itu, putra pertama dan ketiga Raden Patah juga gugur.

Demikian ulasan singkat riwayat perjuangan yang gagah berani ini diakhiri. Semoga memberikan manfaat kepada para pembaca. Kritik dan saran atas ulasan ini sangat diharapkan penulis.

Sumber tulisan:

1. Muhlis Abdullah, Huru-hara Majapahit dan Berdirinya Kerajaan Islam di Jawa, Araska Publisher, 2020.

2. Marwati Djoened Poesponegoro, Nugroho Notosusanto, Sejarah Nasional Indonesia: Zaman Pertumbuhan dan Perkembangan Kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia, Balai Pustaka, 2008.
(hsk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!