Nasdem Sulsel Dampingi Korban Kekerasan Seksual di Gowa
Kamis, 03 Februari 2022 - 15:39 WIB
Ketua Pemberdayaan Perempuan dan Anak DPW Nasdem Sulsel, Desy Susanty Sutomo (hitam) saat menerima pendamping korban, Toddopuli Indonesia pada Rabu (2/2) malam. Foto: Humas Nasdem Sulsel
GOWA - Belum lama ini membuka posko pengaduan kekerasan seksual , DPW Nasdem Sulsel sudah menerima pengaduan dari warga Kabupaten Gowa. Adapun kasusnya disinyalir terkait human trafficking alias perdagangan manusia dan sudah diteruskan oleh DPD Nasdem Gowa.
Ketua Pemberdayaan Perempuan dan Anak DPW Nasdem Sulsel, Desy Susanty Sutomo mengatakan bahwa korban berinisial A berusia 16 tahun, diculik oleh O 40 tahun yang merupakan tetangga korban. Selama diculik itu, korban diduga menjadi korban perdagangan manusia, termasuk menerima kekerasan seksual.
Baca Juga: Syahar Antar Langsung Hadiah Pemenang Rumah Gebyar E-KTA Nasdem Sulsel
"Jadi A selama 4 hari disertai pengancaman, obat-obatan, pemerkosaan , dan diduga menjadi korban perdagangan seks anak di bawah umur. Begitu penjelasan pendamping korban," kata Desy.
Dia menuturkan, korban beserta pendampingnya sudah meminta bantuan kepada DPW Nasdem Sulsel untuk mendapatkan pendampingan secara baik. Khususnya dalam mencari keadilan bagi korban.
"Dimana ada beberapa poin terhadap kasus ini yang dianggap tidak adil serta lamanya proses terhadap kasus ini. Salah satunya tersangka baru ditahan 5 hari lalu, setelah kasus ini berjalan selama 7 bulan," ujar Desy.
Ketua Pemberdayaan Perempuan dan Anak DPW Nasdem Sulsel, Desy Susanty Sutomo mengatakan bahwa korban berinisial A berusia 16 tahun, diculik oleh O 40 tahun yang merupakan tetangga korban. Selama diculik itu, korban diduga menjadi korban perdagangan manusia, termasuk menerima kekerasan seksual.
Baca Juga: Syahar Antar Langsung Hadiah Pemenang Rumah Gebyar E-KTA Nasdem Sulsel
"Jadi A selama 4 hari disertai pengancaman, obat-obatan, pemerkosaan , dan diduga menjadi korban perdagangan seks anak di bawah umur. Begitu penjelasan pendamping korban," kata Desy.
Dia menuturkan, korban beserta pendampingnya sudah meminta bantuan kepada DPW Nasdem Sulsel untuk mendapatkan pendampingan secara baik. Khususnya dalam mencari keadilan bagi korban.
"Dimana ada beberapa poin terhadap kasus ini yang dianggap tidak adil serta lamanya proses terhadap kasus ini. Salah satunya tersangka baru ditahan 5 hari lalu, setelah kasus ini berjalan selama 7 bulan," ujar Desy.
Lihat Juga :