Permabudhi Sulsel Maknai Imlek 2022 sebagai Tahun Pemulihan

Selasa, 01 Februari 2022 - 16:59 WIB
“Pertumbuhan kesempatan untuk maju dan berkerja bisa lebih bagus daripada tahun-tahun yang lalu. Macan ini simbol dari keberanian, ketegasan, kekuatan,” tegasnya.

“Kita harap tahun ini kita bisa lebih perkasa dibanding dengan tahun-tahun yang lalu,” sambungnya.

Baca Juga: Libur Imlek, Ribuan Warga Kunjungi Destinasi Wisata di Maros

Di sisi lain, karena masih dalam situasi pandemi Covid-19, Yongris berharap nilai-nilai Imlek tetap bisa dilaksanakan. Meski sulit dilakukan secara tatap muka, masih tetap bisa dilakukan melalui dalam jaringan (daring).

"Yang paling penting orang Tionghoa itu punya satu nilai yang tertinggi dalam perilaku sosialnya. Itu adalah membangun relationship atau kuanzi. Itu membangun kualifikasi dengan masyarakat, keluarga, dan momen Imlek inilah momen yang paling tepat untuk itu,” paparnya.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!