Permabudhi Sulsel Maknai Imlek 2022 sebagai Tahun Pemulihan

Selasa, 01 Februari 2022 - 16:59 WIB
Ketua Permabudhi Sulsel Yongris Lau memaknai Imlek 2022 sebagai tahun recovery alias tahun pemulihan. Foto: SINDOnews/Andi Nur Isman
MAKASSAR - Tahun Baru Imlek 2022 menjadi harapan kebangkitan bagi Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulsel. Pada tahun macan ini, mereka memaknainya sebagai tahun recovery alias pemulihan .

Ketua Permabudhi Sulsel, Yongris Lao menuturkan dua tahun lalu, yakni pada tahun tikus, menjadi masa yang cukup berat bagi kehidupan manusia. Orang-orang hampir seperti tikus yang hanya keluar cari makan lalu masuk kembali ke lubangnya.



Baca Juga: Sidak Pengamanan Imlek di Polsek, Propam Polda Sulsel Temukan Sejumlah Pelanggaran

Kemudian pada 2021 yakni tahun kerbau, orang-orang disebutnya bekerja keras untuk pemulihan awal. Mereka berusaha bangkit dari kondisi pandemi Covid-19.

“Sekarang tahun macan (tahun 2022) yang lebih bergeliat, lebih dinamis, lebih tegas, lebih kuat,” ujar Yongris, saat ditemui di Klenteng Xian Ma, Selasa (1/2/2022).

Yongris pun berharap tahun ini pertumbuhan ekonomi dan aktivitas sosial bisa lebih bergeliat dibanding tahun sebelumnya. Ada harapan besar untuk melakukan recovery alias pemulihan total.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!