Masa Transisi, Program Kampung Tangguh di 181 Desa Dioptimalkan
Jum'at, 12 Juni 2020 - 01:54 WIB
Masa Transisi, Program Kampung Tangguh di 181 Desa Dioptimalkan. Foto/iNewsTV/Pramono Putra
SIDOARJO - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sidoarjo mengoptimalkan Program Kampung Tangguh, khususnya di 181 Desa yang masuk Zona Merah di wilayah Kabupaten Sidoarjo dalam rangka penanganan dan memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19 di Sidoarjo.
Hal ini seiring terus bertambahnya jumlah warga Sidoarjo yang terpapar Virus COVID-19, khususnya saat memasuki Masa Transisi menuju penerapan hidup baru New Normal. (Baca juga: Inilah Persiapan Pesantren Tangguh di Jatim Hadapi New Normal )
Melalui Seluruh Unit Satgas Relawan Kampung Tangguh yang telah dibentuk di 181 Desa Zona Merah di Sidoarjo ini, Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sidoarjo akan meningkatkan pengawasan perilaku masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat sesuai aturan protokol kesehatan.
Tidak hanya mengawasi masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan, Satgas Relawan Kampung Tangguh ini juga akan melakukan pengawasan pangan dan kesehatan. Khususnya bagi keluarga Pasien COVID-19 yang sedang melakukan isolasi. Baik isolasi di rumah sakit atau pun isolasi mandiri di rumah.
Penegasan ini disampaikan langsung Wakil Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji, Kamis sore (11/6/2020) saat meninjau Pos Chek Point Desa Wonocolo Taman-Sidoarjo.
Menurut Sumardji, Program Kampung Tangguh dipercaya bisa menjadi Solusi dalam penanganan COVID-19, khususnya di Tingkat Desa. Melalui Program Kampung Tangguh ini, pasien Covid yang sedang menjalani proses perawatan medis di rumah sakit bisa lebih tenang. Sebab kebutuhan pangan keluarga telah ditanggung oleh Satgas Pangan, sehingga pasien bisa lebih konsentrasi ke penyembuhan dirinya di rumah sakit.
Hal ini seiring terus bertambahnya jumlah warga Sidoarjo yang terpapar Virus COVID-19, khususnya saat memasuki Masa Transisi menuju penerapan hidup baru New Normal. (Baca juga: Inilah Persiapan Pesantren Tangguh di Jatim Hadapi New Normal )
Melalui Seluruh Unit Satgas Relawan Kampung Tangguh yang telah dibentuk di 181 Desa Zona Merah di Sidoarjo ini, Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sidoarjo akan meningkatkan pengawasan perilaku masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat sesuai aturan protokol kesehatan.
Tidak hanya mengawasi masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan, Satgas Relawan Kampung Tangguh ini juga akan melakukan pengawasan pangan dan kesehatan. Khususnya bagi keluarga Pasien COVID-19 yang sedang melakukan isolasi. Baik isolasi di rumah sakit atau pun isolasi mandiri di rumah.
Penegasan ini disampaikan langsung Wakil Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji, Kamis sore (11/6/2020) saat meninjau Pos Chek Point Desa Wonocolo Taman-Sidoarjo.
Menurut Sumardji, Program Kampung Tangguh dipercaya bisa menjadi Solusi dalam penanganan COVID-19, khususnya di Tingkat Desa. Melalui Program Kampung Tangguh ini, pasien Covid yang sedang menjalani proses perawatan medis di rumah sakit bisa lebih tenang. Sebab kebutuhan pangan keluarga telah ditanggung oleh Satgas Pangan, sehingga pasien bisa lebih konsentrasi ke penyembuhan dirinya di rumah sakit.
Lihat Juga :