Daops 6 Bertahap Kembali Operasikan KA Reguler dan Lokal Prameks
Kamis, 11 Juni 2020 - 23:22 WIB
KAI Daop 6 Yogyakarta kembali mengoperasikan perjalanan KA reguler jarak jauh dan KA lokal Prameks secara bertahap mulai 12 Juni 2020. FOTO/IST
SOLO - PT Kereta Api Indonesia ( KAI ) Daop 6 Yogyakarta kembali mengoperasikan perjalanan Kereta Api (KA) reguler jarak jauh dan KA lokal Prameks secara bertahap mulai 12 Juni 2020. Langkah-langkah adaptasi kebiasaan baru yang telah disusun, harus dipatuhi penumpang saat di stasiun dan dalam perjalanan KA.
Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto mengemukakan, perjalanan kembali KA reguler mengacu Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 7 Tahun 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman COVID-19.
"Serta Surat Edaran Ditjenka Kemenhub Nomor 14 Tahun 2020 Tanggal 8 Juni 2020 tentang Pedoman dan Petunjuk Teknis Pengendalian Transportasi Perkeretaapian dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru untuk Mencegah Penyebaran COVID-19," kata Eko Budiyanto, Kamis (11/6/2020).(Baca juga: Kereta Jarak Jauh Beroperasi Lagi, Ini Persyaratan untuk Penumpang )
Beberapa KA reguler dan KA lokal Prameks yang akan kembali dijalankan tetap dievaluasi mengikuti perkembangan. Pengoperasian kembali KA reguler diikuti dengan protokol kesehatan yang ketat untuk pencegahan penyebaran COVID-19 melalui transportasi KA . Secara bertahap KAI Daop 6 Yogyakarta mengoperasikan kembali 8 perjalanan KA jarak jauh dan 6 perjalanan KA lokal mulai 12 Juni 2020 untuk seluruh lapisan masyarakat yang ingin bepergian menggunakan KA.
KA yang dioperasikan kembali pada tahap awal di antaranya KA dari dan menuju Stasiun Kiaracondong, Cirebon, Purwokerto, Kutoarjo, Wates, Yogyakarta, Klaten, Purwosari, Solo Balapan, Sragen, Madiun, Surabaya Gubeng, Jember, Ketapang, dan berbagai stasiun lainnya. Khusus untuk KA lokal yang dijalankan mulai 12 Juni, merupakan penambahan frekuensi perjalanan pada KA yang saat ini sudah beroperasi.
Untuk pembelian tiket, masyarakat dapat memesan secara online melalui aplikasi KAI Access dan channel online lainnya mulai H-7 keberangkatan KA. Sedangkan penjualan tiket di loket stasiun dilayani mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan KA. "Pada tahap awal, KAI hanya menjual tiket 70% dari kapasitas tempat duduk yang tersedia. Tujuannya untuk menjaga jarak antarpenumpang selama dalam perjalanan," katanya.
Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto mengemukakan, perjalanan kembali KA reguler mengacu Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 7 Tahun 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman COVID-19.
"Serta Surat Edaran Ditjenka Kemenhub Nomor 14 Tahun 2020 Tanggal 8 Juni 2020 tentang Pedoman dan Petunjuk Teknis Pengendalian Transportasi Perkeretaapian dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru untuk Mencegah Penyebaran COVID-19," kata Eko Budiyanto, Kamis (11/6/2020).(Baca juga: Kereta Jarak Jauh Beroperasi Lagi, Ini Persyaratan untuk Penumpang )
Beberapa KA reguler dan KA lokal Prameks yang akan kembali dijalankan tetap dievaluasi mengikuti perkembangan. Pengoperasian kembali KA reguler diikuti dengan protokol kesehatan yang ketat untuk pencegahan penyebaran COVID-19 melalui transportasi KA . Secara bertahap KAI Daop 6 Yogyakarta mengoperasikan kembali 8 perjalanan KA jarak jauh dan 6 perjalanan KA lokal mulai 12 Juni 2020 untuk seluruh lapisan masyarakat yang ingin bepergian menggunakan KA.
KA yang dioperasikan kembali pada tahap awal di antaranya KA dari dan menuju Stasiun Kiaracondong, Cirebon, Purwokerto, Kutoarjo, Wates, Yogyakarta, Klaten, Purwosari, Solo Balapan, Sragen, Madiun, Surabaya Gubeng, Jember, Ketapang, dan berbagai stasiun lainnya. Khusus untuk KA lokal yang dijalankan mulai 12 Juni, merupakan penambahan frekuensi perjalanan pada KA yang saat ini sudah beroperasi.
Untuk pembelian tiket, masyarakat dapat memesan secara online melalui aplikasi KAI Access dan channel online lainnya mulai H-7 keberangkatan KA. Sedangkan penjualan tiket di loket stasiun dilayani mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan KA. "Pada tahap awal, KAI hanya menjual tiket 70% dari kapasitas tempat duduk yang tersedia. Tujuannya untuk menjaga jarak antarpenumpang selama dalam perjalanan," katanya.
Lihat Juga :