Kasus Kejahatan Gunakan Senpi Kembali Marak, Ini Tanggapan Kapolda Sumsel
Kamis, 27 Januari 2022 - 23:41 WIB
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Toni Harmanto. (Ist)
PALEMBANG - Kasus begal sadis di Kabupaten OKI yang terjadi beberapa hari lalu hingga menewaskan satu korban jiwa lantaran mengalami luka tembak mendapat, perhatian serius.
Saat ini, kasus tindak kejahatan dengan menggunakan senjata tajam ataupun senjata api di wilayah Sumsel kembali marak, sehingga muncul anggapan bahwa polisi sedang sibuk dalam pelaksanaan vaksinasi diduga menjadi kesempatan bagi pelaku kejahatan untuk beraksi.
"Sama sekali tidak ada terpecah konsentrasi. Kita sudah membagi sesuai fungsinya, mana yang bertugas di operasional lapangan dan mana yang bertugas di pembinaan masyarakat," ujar Kapolda Sumsel, Irjen Pol Toni Harmanto, Kamis (27/1/2022).
Terkait kasus kejahatan di wilayah Sumsel, Toni mengungkapkan bahwa harus dilihat dari berbagai faktor untuk menyatakan jumlah tingkat kejahatan meningkat.
Saat ini, kasus tindak kejahatan dengan menggunakan senjata tajam ataupun senjata api di wilayah Sumsel kembali marak, sehingga muncul anggapan bahwa polisi sedang sibuk dalam pelaksanaan vaksinasi diduga menjadi kesempatan bagi pelaku kejahatan untuk beraksi.
"Sama sekali tidak ada terpecah konsentrasi. Kita sudah membagi sesuai fungsinya, mana yang bertugas di operasional lapangan dan mana yang bertugas di pembinaan masyarakat," ujar Kapolda Sumsel, Irjen Pol Toni Harmanto, Kamis (27/1/2022).
Terkait kasus kejahatan di wilayah Sumsel, Toni mengungkapkan bahwa harus dilihat dari berbagai faktor untuk menyatakan jumlah tingkat kejahatan meningkat.
Lihat Juga :