Demo Anarkistis GMBI di Mapolda Jabar, 725 Orang Diamankan dan 16 Positif Narkoba
Kamis, 27 Januari 2022 - 22:11 WIB
Lebih lanjut Ibrahim mengatakan, tindakan tegas dan terukur dilakukan pihaknya karena massa aksi melakukan tindakan anarkistis dengan merusak fasilitas umum dan negara. Bahkan, mengeroyok polisi yang bertugas mengamankan jalannya aksi.
"Dalam penegakan hukum tidak boleh ada intervensi, sehingga tindakan (tegas) yang dilakukan ini adalah untuk menjaga kewibawaan Kepolisian Republik Indonesia sebagai institusi negara," tegasnya lagi.
Ibrahim menyebutkan, pihaknya mengamankan 725 orang massa aksi dimana 301 di antaranya bertato dan 24 orang lainnya berstatus residivis.
"Dari pengunjuk rasa tersebut juga dilakukan pemeriksaan narkoba, ditemukan 16 orang positif (menggunakan) narkoba," sebutnya seraya menambahkan bahwa 6 orang massa aksi membawa senjata tajam.
Tidak hanya itu, sambung Ibrahim, pihaknya juga mengamankan 85 kendaraan roda empat dan 193 kendaraan roda dua sebagai barang bukti.
"Dalam penegakan hukum tidak boleh ada intervensi, sehingga tindakan (tegas) yang dilakukan ini adalah untuk menjaga kewibawaan Kepolisian Republik Indonesia sebagai institusi negara," tegasnya lagi.
Ibrahim menyebutkan, pihaknya mengamankan 725 orang massa aksi dimana 301 di antaranya bertato dan 24 orang lainnya berstatus residivis.
"Dari pengunjuk rasa tersebut juga dilakukan pemeriksaan narkoba, ditemukan 16 orang positif (menggunakan) narkoba," sebutnya seraya menambahkan bahwa 6 orang massa aksi membawa senjata tajam.
Tidak hanya itu, sambung Ibrahim, pihaknya juga mengamankan 85 kendaraan roda empat dan 193 kendaraan roda dua sebagai barang bukti.
Lihat Juga :