Antisipasi Penyebaran Omicron, Pamor Keris Siap Tertibkan Prokes Masyarakat Jatim

Senin, 24 Januari 2022 - 10:45 WIB
Orang nomor satu di Jatim itu mengatakan, apel Pamor Keris ini bukan hanya dilaksanakan di Surabaya saja, melainkan juga serentak di semua di lini di kabupaten kota se Jatim. "Dengan harapan, penyatuan langkah akan memasifkan upaya penegakan protokol kesehatan di Jatim," imbuh Khofifah.

Mantan Menteri Sosial (Mensos) ini juga menyinggung terkait kesiapsiagaan penanganan kedatangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Jatim. "Tanggal 22 Januari 2022 kemarin ada 129 PMI masuk ke Jatim dari bandara Juanda. Tangga 26 nanti direncanakan juga akan datang lagi sebanyak 164 orang, kita semua harus siap untuk melakukan karantina dan memberikan layanan pada para tenaga migran," tandas Khofifah.

Dari kedatangan PMI rombongan pertama, imbuh Khofifah, diketahui dua orang terkonfirmasi positif COVID-19. Dua orang tersebut telah mendapatkan penanganan di RS Haji. Ia memastikan bahwa selain testing, tracing yang masif juga terus dilakukan. Khusus untuk tracing ini, Khofifah meminta semua harus patuh.

"Pastikan semua ter-tracing. Sesuai anjuran Kemenkes dalam tracing kontak erat minimal untuk satu kasus tracingnya 15 orang, tapi kita di Jatim tracingnya 19 orang setiap kasus," tegasnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!