Kisah Perjuangan Pelajar SMP di Sikka, Seberangi Sungai dan Menantang Maut agar Bisa Sekolah

Senin, 24 Januari 2022 - 10:36 WIB
Dia juga menyesalkan jika harus sering-sering bolos sekolah karena sungai yang dia lewati banjir. "Apabila banjir besar, maka kami tidak bisa sekolah. Kami diliburkan karena tidak bisa melintas," imbuhnya.

Beda dengan Marina, banyak pelajar lain yang pilih jalan alternatif tetapi jaraknya cukup jauh. Harus melewati kawasan hutan, menyeberangi sungai untuk sampai ke sekolah.

Kepala Sekolah Suaharti Gesi berharap pemerintah bisa membangun jalan alternatif agar kegiatan belajar mengajar 200 siswa bisa berjalan normal. "Kalau saat banjir, maka kamu liburkan. Siswa kami takut banjir," tuturnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!