8 Warga Jampangtengah Sukabumi Keracunan Usai Santap Nasi Kotak Hajatan
Rabu, 19 Januari 2022 - 15:31 WIB
Menurutnya, kejadian berawal pada Sabtu 15 Januari 2022 pukul 16.00 WIB, Hermah (63) mengadakan syukuran aqiqah cucu, sekaligus silaturahmi dengan warga sekitar dikarenakan pendatang baru di Kampung Ciasahan Rt. 11/03 Desa Sindangresmi, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi.
"Dalam kegiatan tersebut warga sekitar dikasih nasi box. Sesampainya di rumah warga menyantap makanan tersebut pada tengah malam menjelang pagi. Namun selang beberapa jam kemudian banyak warga yang mengalami sakit perut dan BAB secara terus menerus," ujar Usep kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (19/1/2022).
Usep menambahkan, Minggu tanggal 16 Januari 2022 warga berobat ke tenaga medis di sekitar Jampangtengah. Kemudian Selasa 18 Januari 2022, warga yang berobat masih mengalami sakit yang semakin parah dengan gejala lemas langsung dilaporkan ke Puskesmas Jampangtengah untuk dilakukan perawatan medis lebih lanjut.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Jampangtengah, Dadi Supardi mengatakan kejadian awal berawal dari satu warga mengalami sakit perut dan diare, selanjutnya korban bertambah menjadi 8 orang.
"Berdasarkan laporan lisan dari Kepala Dusun Ciasahan, Desa Sindangresmi, Kecamatan Jampangtengah, setelah ada salah satu warganya yang sedang mendapatkan perawatan di Puskesmas Jampangtengah dengan keluhan diare dan muntah, selanjutnya kami bersama perangkat Desa Sindangresmi dan Ketua RT setempat melakukan kaji cepat ke lokasi kejadian dan mendapatkan korban diduga keracunan berjumlah 8 prang," pungkasnya
"Dalam kegiatan tersebut warga sekitar dikasih nasi box. Sesampainya di rumah warga menyantap makanan tersebut pada tengah malam menjelang pagi. Namun selang beberapa jam kemudian banyak warga yang mengalami sakit perut dan BAB secara terus menerus," ujar Usep kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (19/1/2022).
Usep menambahkan, Minggu tanggal 16 Januari 2022 warga berobat ke tenaga medis di sekitar Jampangtengah. Kemudian Selasa 18 Januari 2022, warga yang berobat masih mengalami sakit yang semakin parah dengan gejala lemas langsung dilaporkan ke Puskesmas Jampangtengah untuk dilakukan perawatan medis lebih lanjut.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Jampangtengah, Dadi Supardi mengatakan kejadian awal berawal dari satu warga mengalami sakit perut dan diare, selanjutnya korban bertambah menjadi 8 orang.
"Berdasarkan laporan lisan dari Kepala Dusun Ciasahan, Desa Sindangresmi, Kecamatan Jampangtengah, setelah ada salah satu warganya yang sedang mendapatkan perawatan di Puskesmas Jampangtengah dengan keluhan diare dan muntah, selanjutnya kami bersama perangkat Desa Sindangresmi dan Ketua RT setempat melakukan kaji cepat ke lokasi kejadian dan mendapatkan korban diduga keracunan berjumlah 8 prang," pungkasnya
(msd)
Lihat Juga :