PMII Pangkep Desak DPRD Evaluasi Distribusi Pupuk

Senin, 17 Januari 2022 - 18:48 WIB
Salah seorang aktivis PMII Pangkep, Ansar mengungkapkan, kelangkaan pupuk ini adalah persoalan klasik setiap musim tanam. Ia mengatakan, kelangkaan pupuk dan tingginya harga dari HET dalam distribusi pupuk, disebabkan pihak Dinas Pertanian yang tidak tegas melaksanakan Permentan .

Baca juga:DPRD Pangkep Sepakat Lanjutkan Pembahasan APBD Perubahan

"Harga eceran tinggi dan pupuk langka. kenapa tidak sesuai dengan Permentan ? Dinas Pertanian harus mencari solusi bukan membiarkan ini terus terjadi. Karena persoalan ini bukan persoalan baru tapi tiap musim tanam selalu begini," ucapnya.

Kepala Dinas Pertanian Pangkep, Agustina Wangsa pun memastikan ketersediaan pupuk di Kabupaten Pangkep aman selama 2022 ini. Ia juga mengaku sudah berkoordinasi dengan distributor dan pengecer terkait kesulitan pupuk ini. Sekadar diketahui, bahwa di Kabupaten Pangkep ada dua distributor yaitu PT Pertani dan PT Batara Prima.

"Jika kami berhitung maka pupuk itu tersedia. Untuk 2022 sebanyak 3.469 ton untuk urea. Kami sebenarnya heran juga ini langka sementara stok ada. Bahkan pada 2021 yang terserap pupuk hanya 59 persen saja dari totalnya," paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!