Songsong 1 Abad NU, PWNU Jatim Birikan 100 BMT di Tiap Cabang
Senin, 17 Januari 2022 - 15:50 WIB
PWNU Jawa Timur menggelar Rakor Teknis Pendirian BMTNU bersama 8 PCNU di kantor PWNU di Surabaya, Minggu (16/1/2022).Foto/ist
SURABAYA - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim mempunyai program Gerakan Ekonomi Mandiri dengan mendirikan 100 Baitul Maal wa-Tamwil (BMT) di setiap cabang. Program ini dicetuskan untuk mengongsong 1 abad Nahdlatul Ulama.
PWNU Jatim juga berencana membentuk Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Syariah untuk bersinergi memperkuat BMT NU yang ada di setiap PCNU. BMTNU telah berdiri di 31 kantor BMTNU di Jawa Timur. Selanjutnya akan berdiri minimal tiga BMTNU di setiap cabang. Sementara di Jawa Timur terdapat 44 cabang NU.
Baca juga: Kisah Sukses Ghozali Everyday Jual NFT Sita Perhatian Gubernur Khofifah
"Ya, ikhtiar pendirian 100 BMTNU dimaksudkan sebagai program menyongsong 1 abad NU. Langkah ini merupakan bentuk respons terhadap upaya pendampingan UMKM/Mikro untuk kemaslahatan Nadhliyin," tutur Koordinator Bidang Pengembangan Ekonomi Umat PWNU Jawa Timur, Ir H Mathorurrozaq dalam rilisnya, Senin (17/1/2022).
Menurut Mathor, panggilan akrabnya, pendirian lembaga keuangan BMTNU, secara tegas untuk membantu warga Nahdliyin terhindar dari jebakan rentenir dan pinjaman online.
"Dengan program ini insyaAllah akan memunculkan potensi SDM NU, mulai dari Dewan Pengawas Syariah (DPS), Pengurus dan Manajemen BMT (Manajer, Pimpinan Cabang, Staf)," tuturnya.
PWNU Jatim juga berencana membentuk Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Syariah untuk bersinergi memperkuat BMT NU yang ada di setiap PCNU. BMTNU telah berdiri di 31 kantor BMTNU di Jawa Timur. Selanjutnya akan berdiri minimal tiga BMTNU di setiap cabang. Sementara di Jawa Timur terdapat 44 cabang NU.
Baca juga: Kisah Sukses Ghozali Everyday Jual NFT Sita Perhatian Gubernur Khofifah
"Ya, ikhtiar pendirian 100 BMTNU dimaksudkan sebagai program menyongsong 1 abad NU. Langkah ini merupakan bentuk respons terhadap upaya pendampingan UMKM/Mikro untuk kemaslahatan Nadhliyin," tutur Koordinator Bidang Pengembangan Ekonomi Umat PWNU Jawa Timur, Ir H Mathorurrozaq dalam rilisnya, Senin (17/1/2022).
Menurut Mathor, panggilan akrabnya, pendirian lembaga keuangan BMTNU, secara tegas untuk membantu warga Nahdliyin terhindar dari jebakan rentenir dan pinjaman online.
"Dengan program ini insyaAllah akan memunculkan potensi SDM NU, mulai dari Dewan Pengawas Syariah (DPS), Pengurus dan Manajemen BMT (Manajer, Pimpinan Cabang, Staf)," tuturnya.
Lihat Juga :