Serangan Mendadak Ciung Wanara saat sang Raja Menyabung Ayam Meruntuhkan Kerajaan Galuh

Senin, 17 Januari 2022 - 08:30 WIB
Suatu ketika dikisahkan pada buku "Hitam Putih Pajajaran: Dari Kejayaan Hingga Keruntuhan Kerajaan Pajajaran" tulisan Fery Taufiq El Jaquenne, penyerangan dan kudeta sang anak tiri akhirnya dilakukan. Sang raja Galuh yang tengah menyabung ayam bersama penduduk setempat dikejutkan dengan serangan kejutan.

Kala itu, pencetus serangannya tak lain ada Ki Balangantrang, sebab itu ia tahu betul keadaan Kerajaan Galuh yang dipimpin oleh Tamperan Barmawijaya. Serangan dilakukan secara mendadak saat sangat raja dan pejabat kerajaaan tengah hadir menyaksikan sabung ayam.

Ciung Wanara yang membawa ayam menyamar menjadi peserta sabung ayam. Ia menyamar tak sendirian melainkan turut serta membawa pasukannya. Mereka semua asyik dalam suatu arena sabung ayam, hingga suatu serangan kilat yang diluncurkan Manarah dan pasukannya membuat Kerajaan Galuh tak siap. Kudeta ini akhirnya berhasil dilakukan sama seperti peristiwa pada tahun 723 Masehi.

Manarah atau Ciung Wanara berhasil menguasai Galuh dalam waktu singkat dalam tempo satu malam. Lengahnya pembesar kerajaan menjadikan Ciung Wanara dengan mudah menguasainya. Baca: Gempa M5,4 Kembali Mengguncang Banten Dirasakan hingga Bogor.

Raja Tamperan dan permaisuri Pangrenyepp termasuk Banga mampu ditahan. Tetapi khusus untuk Banga ia dilepaskan, sebab ia hanya orang biasa yang tidak memiliki pengaruh di Galuh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!