Lelucon Gus Dur tentang Bra dan Isi Bikin Raja Qatar Ngakak

Minggu, 16 Januari 2022 - 14:53 WIB
Yang diketahui jamaah haji dari mendaras kitab-kitab klasik, dhukul berarti coitus. Gus Dur juga pernah membikin Raja Qatar tertawa tergelak dan tanpa sadar melemparkan selembar kertas di tangannya.

Saat itu berlangsung konferensi di Doha, Qatar. Terjadi perdebatan dua kepala negara terkait klausul. Apakah perlu dimasukkan ke dalam dekarasi atau cukup disepakati.

Gus Dur angkat bicara. “Ini sebetulnya diskusi sepele, ini soal bungkus dan isi. Kesepakatan kita adalah isi, deklarasi itu bungkusnya, “ kata Gus Dur. “Sebetulnya dalam banyak hal isi lebih penting daripada bungkus. Contohnya, bra. Isinya lebih penting daripada bungkusnya,” tambah Gus Dur.

Semua orang seketika tertawa. Raja Qatar yang semula mendengarkan sambil memainkan kertas, sontak tertawa ngakak dan reflek melemparkan kertas di tangannya. Raja Qatar itu kemudian berdiri, mendekati Gus Dur. “Maaf, Pak Presiden,” katanya. “Saya terbawa perasaan”.

Bagi Gus Dur, lelucon berkhasiat menyehatkan pikiran.“Dengan lelucon, kita bisa sejenak melupakan kesulitan hidup. Dengan humor, pikiran kita jadi sehat,” kata Gus Dur seperti dikutip dari buku “Menghidupkan Gus Dur, Catatan Kenangan Yahya Cholil Staquf”.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!