TKW Asal KBB Sembuh dari Omicron, Dinkes Minta Masyarakat Tak Khawatir
Senin, 10 Januari 2022 - 18:55 WIB
Dirinya memastikan jika sudah menjalani isolasi dan diperbolehkan pulang, artinya pasien sudah dilakukan tes PCR dua kali dengan hasil negatif. Oleh karena itu masyarakat tidak perlu khawatir karena pasien tersebut memang sudah sembuh.
Menurutnya, untuk warga yang di Cipongkor sudah dilakukan pemantauan dan traking. Warga yang menjemputnya juga dilakukan swab antigen sebagai jaga-jaga dan antusipasi. Sementara untuk yang TKW dari Cililin disiapkan antisipasi saat pulang ke rumah.
"Masyarakat tenang saja gak usah khawatir karena kan sudah sembuh. Untuk kasus Omicron juga memang dari sisi penyebaran cepat, tapi gejala lebih ringan daripada varian Delta," terangnya.
Lebih lanjut dikatakannya, kalaupun seseorang dinyatakan Omicron maka harus menunghu hasil Whole Genome Sequencing (WGS) atau pengurutan genom. Namun untuk kasus dua TKW asal Cipongkor dan Cililin mereka sudah dinyatakan negatif COVID-19 berdasarkan tes PCR.
"Makanya sempat disebut masuk kategori probable Omicron, karena hasil PCR positif tapi belum mengantongi WGS. Tapi kan sekarang udah negatif, jadi aman," pungkasnya.
Menurutnya, untuk warga yang di Cipongkor sudah dilakukan pemantauan dan traking. Warga yang menjemputnya juga dilakukan swab antigen sebagai jaga-jaga dan antusipasi. Sementara untuk yang TKW dari Cililin disiapkan antisipasi saat pulang ke rumah.
"Masyarakat tenang saja gak usah khawatir karena kan sudah sembuh. Untuk kasus Omicron juga memang dari sisi penyebaran cepat, tapi gejala lebih ringan daripada varian Delta," terangnya.
Lebih lanjut dikatakannya, kalaupun seseorang dinyatakan Omicron maka harus menunghu hasil Whole Genome Sequencing (WGS) atau pengurutan genom. Namun untuk kasus dua TKW asal Cipongkor dan Cililin mereka sudah dinyatakan negatif COVID-19 berdasarkan tes PCR.
"Makanya sempat disebut masuk kategori probable Omicron, karena hasil PCR positif tapi belum mengantongi WGS. Tapi kan sekarang udah negatif, jadi aman," pungkasnya.
(msd)
Lihat Juga :