Gawat! Anak Hamil di Luar Nikah Meningkat di Tangsel
Kamis, 06 Januari 2022 - 15:58 WIB
Edukasi dibutuhkan guna memberi pemahaman kepada kalangan remaja bahwa pada usia mereka sangat rentan untuk melahirkan. Misalnya, saat terjadi komplikasi melahirkan karena rahim tak siap saat melahirkan.
”Komplikasi pada kehamilan itu pada saat nanti dia nggak siap rahimnya bisa menyebabkan pendarahan, bisa menyebabkan bayinya cacat, atau ibunya stres, ibunya tidak siap menerima kehamilan, berarti kan gizi ke bayinya nggak baik,” ucapnya.
Dikatakan Prima, pada tahun 2022 ini pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memberi edukasi ke pondok-pondok pesantren. Karena dari kasus yang ada, anak di bawah umur yang hamil di luar nikah berada dalam lingkungan pesantren.
”Karena kan pada saat pandemi rata-rata ada beberapa yang seksnya itu melalui video, jadi merangsang mereka selain melihat yang porno-porno itu mereka dengan lawan jenisnya lewat video, tapi tidak hamil, tapi pada saat bertemu baru (berhubungan),” tandasnya.
”Komplikasi pada kehamilan itu pada saat nanti dia nggak siap rahimnya bisa menyebabkan pendarahan, bisa menyebabkan bayinya cacat, atau ibunya stres, ibunya tidak siap menerima kehamilan, berarti kan gizi ke bayinya nggak baik,” ucapnya.
Dikatakan Prima, pada tahun 2022 ini pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memberi edukasi ke pondok-pondok pesantren. Karena dari kasus yang ada, anak di bawah umur yang hamil di luar nikah berada dalam lingkungan pesantren.
”Karena kan pada saat pandemi rata-rata ada beberapa yang seksnya itu melalui video, jadi merangsang mereka selain melihat yang porno-porno itu mereka dengan lawan jenisnya lewat video, tapi tidak hamil, tapi pada saat bertemu baru (berhubungan),” tandasnya.
(ams)
Lihat Juga :