Hasil Uji Lapangan, Jembatan Jembalas Ambruk karena Tiang Penyangga Bergeser

Kamis, 06 Januari 2022 - 15:41 WIB
Jembatan Jembalas yang menghubungkan Kecamatan Batujajar dan Cihampelas di KBB, ambruk setelah drum penyangganya terbalik akibat angin kencang dan ada pergeseran kontruksi akibat debit air Sungai Citarum meningkat. Foto/Dok.MPI
BANDUNG BARAT - Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memastikan penyebab ambruknya Jembatan Jembalas adalah karena adanya pergeseran kontruksi. Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, DPUTR, KBB, Aan Sopian mengatakan, sebelum kejadian, air Sungai Citarum yang dilintasi jembatan tersebut cukup deras.

Sehingga debit air yang kencang membuat tiang konstruksi yang dibangun oleh pengelola mengalami pergeseran. "Penyebab Jembatan Jembalas ambruk saat dilintasi karena konstruksi tiang penyangganya bergeser," terang Aan, Kamis (6/1/2022). Baca juga: Ditolak Warga, Pembebasan Lahan Jembatan Musi VI Pakai Konsinyasi



Hal tersebut mengingat saat dibangunnya kontruksi jembatan tersebut, debit air sedang kecil. Sehingga tidak diperhitungkan saat kondisi debit air besar yang ternyata bisa menggeser konstruksi sehingga mengakibatkan penyangga jembatan patah. "Saat dibangun kontruksi debit airnya kecil. Sementara saat kejadian debit air naik besar, sehingga berdampak kepada kontruksinya," kata dia.

Aan mengatakan, sesuai tugas pokok dan fungsi, pihaknya langsung melakukan penyusunan telaahan sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan terhadap peristiwa ambruknya jembatan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!